Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cuaca Nganjuk, Waspada Hujan selama Sepakan

N
Penulis: Novanda Nirwana❯
Siswa SD nyeker saat pulang sekolah karena hujan mengguyur Kota Angin
Siswa SD nyeker saat pulang sekolah karena hujan mengguyur Kota Angin

Advertisement

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Nganjuk diminta lebih berhati-hati menghadapi perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. Meski secara klimatologis mulai memasuki musim kemarau, potensi hujan masih cukup tinggi hingga sepekan mendatang.

Sejak 21 April, gangguan atmosfer berupa Madden–Julian Oscillation (MJO) terpantau melintas di Pulau Jawa. Dampaknya, wilayah Nganjuk berpotensi mengalami peningkatan curah hujan hingga sekitar 27 April mendatang.

Advertisement

Pengamat Meteorologi dan Geofisika Madya BMKG Sawahan Nganjuk Setyaris menjelaskan, menjelaskan bahwa aktivitas MJO mendorong pertumbuhan awan hujan. Kondisi tersebut diperkuat oleh pengaruh gelombang Equatorial Rossby di Samudera Hindia selatan Jawa yang turut meningkatkan aktivitas atmosfer.

“Mulai kemarin hingga satu minggu ke depan, potensi hujan di wilayah Nganjuk masih cukup tinggi. Namun sifatnya lokal, tidak merata, dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelasnya.

Selain itu, suplai massa udara basah dari Samudera Pasifik ikut menambah kandungan uap air di atmosfer. Di sisi lain, munculnya pusat tekanan rendah di selatan Jawa memicu terbentuknya belokan angin (shearline) yang memperkuat konvergensi udara dan memperbesar peluang hujan.

Advertisement

Meski tidak terjadi secara terus-menerus, hujan yang turun berpotensi disertai intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat. Kondisi ini dinilai cukup berisiko, terutama bagi wilayah rawan genangan dan aktivitas masyarakat di luar ruangan.

“Walaupun bukan puncak musim hujan, dinamika atmosfer saat ini masih cukup aktif. Jadi masyarakat tetap perlu waspada terhadap perubahan cuaca yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” imbuh Yaris.

Dengan kondisi tersebut, warga diimbau untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca dan mengantisipasi potensi dampak seperti genangan air, jalan licin, hingga gangguan aktivitas harian. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar NganjukIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Awal Musim Hujan di Nganjuk Diprediksi Mundur

Awal Musim Hujan di Nganjuk Diprediksi Mundur

Musim hujan diprakirakan mulai datang secara bertahap pada akhir 2026, tidak seperti biasanya yang datang lebih awal.

 Gempa Guncang Wilayah Selatan Blitar, Pusat Gempa Berada di Kedalaman 116 Km

Gempa Guncang Wilayah Selatan Blitar, Pusat Gempa Berada di Kedalaman 116 Km

Pusat gempa terdeteksi berlokasi di laut, sekitar 49 kilometer arah selatan Kabupaten Blitar, dengan hiposenter atau kedalaman mencapai 116 kilometer.

Waspada Cuaca Terik dan Kering di Nganjuk, Suhu Siang Hari Capai 36 Derajat Celsius

Waspada Cuaca Terik dan Kering di Nganjuk, Suhu Siang Hari Capai 36 Derajat Celsius

Warga juga diminta mulai melakukan penghematan dalam penggunaan air bersih guna mengantisipasi krisis air. Selain itu, kewaspadaan terhadap ancaman kekeringan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer