Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah Video

Tes Akademik 14 SMPN Nganjuk Kebanjiran Peminat, Sekolah Favorit Jadi Incaran SPMB 2025

Karen Wibi • Sabtu, 19 April 2025 | 17:21 WIB
Tes Akademik 14 SMPN Nganjuk Kebanjiran Peminat, Sekolah Favorit Jadi Incaran SPMB 2025
Tes Akademik 14 SMPN Nganjuk Kebanjiran Peminat, Sekolah Favorit Jadi Incaran SPMB 2025

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Persaingan masuk SMPN favorit di Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 semakin sengit. Banyak SMPN yang jumlah pendaftarnya sudah melebihi kuota yang disediakan. Untuk melakukan perankingan, SMPN akan melakukan ujian atau tes secara mandiri plus nilai rapor empat mata pelajaran. Yaitu, IPA, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPS.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk Sopingi melalui Kasi Kurikulum dan Kesiswaan SMP Munawir mengatakan, untuk perankingan, sekolah diberikan wewenang untuk melakukan ujian secara mandiri. 

 “Tes hanya ada di jalur prestasi,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

 Munawir menjelaskan, total ada 54 SMP yang mengikuti SPMB tahun ini. Dari 54 SMPN yang menggelar SPMB tahun ini tidak semuanya menggelar tes. Dari 54 SMPN, 14 SMPN akan menggelar ujian secara mandiri. Tujuannya adalah untuk melakukan perankingan. Karena memang, sekolah tersebut memiliki jumlah pendaftar yang melebihi kuota.

 Seperti yang terjadi di SMPN 1 Kertosono. Pendaftar jalur prestasi untuk Prioritas (P1) yang memiliki Kartu Keluarga Kabupaten Nganjuk mencapai 209 pendaftar hingga pukul 12.00 WIB. Padahal, kuota untuk jalur prestasi akademik P1 hanya 60 siswa. Sementara untuk P2 (KK luar Kabupaten Nganjuk), kuota yang disediakan hanya 11 kursi. Namun, pendaftar sudah mencapai 37.

 Kondisi tidak jauh berbeda terjadi di SMPN 1 Nganjuk. Pendaftar jalur prestasi akademik melebihi kuota yang disediakan. Di P1 yang menyediakan 50 kursi, pendaftar mencapai 247 siswa hingga pukul 12.00 WIB. Kemudian, di P2, pendaftar sudah ada 4 pendaftar. Padahal, kursi yang disediakan hanya 2 siswa. 

 Hal yang sama terjadi SMPN 3 Nganjuk. Pendaftar jalur prestasi akademik untuk P1 mencapai 218 pendaftar. Sementara, kuota yang disediakan hanya 60. kursi. Sementara untuk P2, pendaftar sudah ada lima siswa. Sementara kuota yang disediakan hanya empat kursi.

Munawir mengatakan, sekolah-sekolah tersebut mengajukan untuk melakukan ujian. Tujuannya untuk melakukan perankingan kepada para pendaftar. Nantinya nilai dari rapor hanya akan mendapat 40 persen dari total penilaian. Sedangkan, 60 persen berasal dari hasil tes atau ujian.

 “Jenis tes diserahkan di masing-masing sekolah. Bisa menggunakan tes tulis atau komputer,” imbuhnya.

 Sementara itu, Kepala SMPN 1 Kertosono Murtaji mengatakan, tes akademik di SMPN 1 Kertosono akan menggunakan komputer. Tidak tes tulis. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah kecurangan. Karena nantinya akan ada banyak soal yang diacak. Sehingga, peserta tidak bisa mencontek.

 “Kami akan melakukan ujian di komputer. Semuanya akan disediakan oleh sekolah,” ujarnya. (wib/tyo)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#smpn nganjuk #berita nganjuk hari ini #pendaftaran #SPMB 2025 #sekolah favorit #ppdb