PAK APBD Nganjuk 2025 Disahkan, Rp 58 Miliar Siap Digelontorkan Awal Oktober
Dedy Nurhamsyah• Senin, 15 September 2025 | 23:35 WIB
Jika tidak ada banyak evaluasi maka penyerapan anggaran PAK APBD 2025 bisa segera dilakukan.
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nganjuk tahun 2025 belum bisa diserap. Karena kemarin, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 dikirim ke Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa. “Sabtu (13/9) Raperda PAK APBD 2025 kami sahkan hari ini (15/9) kami kirimkan ke gubernur,”ujar Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono kemarin.
Setelah sampai ke tangangubernur, PAK APBD Kabupaten Nganjuk 2025 akan dievaluasi. Jika tidak ada banyak evaluasi maka penyerapan anggaran PAK APBD 2025 bisa segera dilakukan. Sehingga, organisasi perangkat daerah (OPD) bisa melaksanakan program yang telah disusun sesuai dengan PAK APBD 2025. “Kami tunggu hasil evaluasi gubernur sekarang,” ujar Tatit.
Menurut Tatit, evaluasi gubernur akan turun maksimal 15 hari kerja setelah berkas PAK APBD 2025 diterima.
Sehingga, kemungkinan besar akhir bulan ini, evaluasi sudah ada. Penyerapan anggaran bisa dimulai pada awal Oktober nanti.“Semoga tidak ada kendala dalam proses evaluasi oleh gubernur,” harapnya.
Sebenarnya, Badan Anggaran DPRD Nganjuk dan Tim Anggaran Pemkab Nganjuk telah berusaha keras menyusun PAK APBD 2025. Mereka melakukan pembahasan pagi hingga malam hari. Hasilnya, PAK APBD bisa tuntas sebelum akhir bulan ini. “Sebenarnya target kami pembahasan PAK APBD selesai akhir bulan tetapi akhirnya bisa lebih cepat,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk ini.
Tatit berharap, penyerapan anggaran bisa maksimal. Waktu tersisa sekitar tiga bulan diharapkan bisa membuat program yang telah disusun bisa dilaksnaakan. “Kami optimis tidak ada anggaran yang mengendap menjadi silpa di akhir tahun nanti,” tandasnya.
Sementara itu, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi juga optimis tentang proses evaluasi raperda PAK 2025 oleh gubernur dapat rampung dalam waktu dekat. Dengan evaluasi yang segera selesai, artinya anggaran dapat segera digunakan untuk pembangunan di Kabupaten Nganjuk. “Semoga evaluasi dari gubernur dapat segera selesai dalam waktu dekat,” harapnya.
Marhaen mengatakan, total anggaran yang dibahas dalam PAK APBD tahun ini mencapai Rp 58 miliar. Hal ini karena adanya efisiensi anggaran. “Waktu tersisa di tahun ini saya optimis semua anggaran bisa terserap maksimal,” ujarnya. (wib/tyo)