DETIK-DETIK TKA: Siswa SMA Negeri 1 Nganjuk mengerjakan soal saat simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA). Server online saat simulasi TKA sering mengalami error sehingga mengganggu konsesntrasi siswa.
Simulasi di Tingkat SMA/SMK Nganjuk
NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK yang digelar di Kabupaten Nganjuk mengalami kendala. Salah satunya karena jaringan server yang sering error. Masalah itu ditemui pada sekolah yang menggunakan server full online.
Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur (Jatim) wilayah Nganjuk Iwan Triyono mengatakan, sejak hari pertama simulasi, ada beberapa kendala yang sering ditemui petugas. “Server yang sering error menjadi kendala selama simulasi,” ujarnya.
Perlu diketahui, sejak Senin (27/10), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia (RI) mengadakan simulasi untuk TKA.
Simulai dilakukan selama empat hari. Hari ini (30/10) adalah hari terakhir.
Simulasi itu dilakukan untuk membiasakan siswa. Karena diketahui, minggu depan, mereka akan menghadapi TKA. Harapannya, dengan simulasi, para siswa dapat lebih siap saat mengikuti tes.
Selama tiga hari simulasi, Iwan mengatakan ada beberapa kendala yang ditemui. Yaitu server milik Kemendikdasmen RI yang sering mengalami error. Beruntung error tersebut tidak terjadi pada seluruh sekolah SMA dan SMK di Nganjuk. Melainkan hanya sekolah yang menggunakan server full online. Sedangkan di Nganjuk, hanya SMAN 3 Nganjuk yang sudah menggunakan server full online. “Error juga banyak ditemui di seluruh sekolah di Indonesia,” tandasnya sembari mengatakan pihak kementerian, dinas, hingga sekolah masih terus merumuskan solusi dari masalah tersebut.
Selain masalah itu, simulasi TKA di Nganjuk berjalan lancar. Salah satunya seperti yang terjadi di SMAN 1 Nganjuk. Kepala SMAN 1 Nganjuk Sugiyono menerangkan, simulasi berjalan dengan lancar. Tidak ada masalah mulai dari hari pertama hingga ketiga. “Sampai saat ini tidak ada masalah sama sekali,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sugiyono mengaku senang dengan simulasi yang diadakan oleh Kementerian RI. Dengan adanya simulasi itu, siswa dipastikan lebih siap dalam menghadapi TKA. “Simulasi TKA ini juga dijadikan latihan bagi guru pengawas,” imbuhnya.
Perlu diketahui, TKA akan berlangsung bulan dua. Gelombang pertama akan berlangsung 3 dan 4 November. Lalu gelombang kedua pada 5 dan 6 November. Sedangkan gelombang ketiga akan berlangsung 8 dan 9 November.
Sementara itu, untuk siswa SMA dan SMK, pelaksanaan TKA dibagi menjadi dua hari. Di hari pertama, ujian akan dibagi menjadi tiga sesi. Sesi pertama akan dimulai pukul 07.30 hingga 10.00 WIB. Lalu sesi kedua dimulai 10.30 hingga 13.00 WIB. Dan sesi terakhir dimulai 14.00 hingga 16.30 WIB.
Masing-masing mapel akan memiliki waktu pengerjaan yang berbeda. Untuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris akan memiliki waktu pengerjaan 45 menit. Sedangkan Matematikan mendapat waktu pengerjaan 50 menit.
Sedangkan, hari kedua juga akan dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama dimulai 07.30 hingga 09.40 WIB. Sesi kedua 10.10 hingga 12.20 WIB, dan sesi terakhir pukul 13.30 hingga 15.40 WIB. Berbeda dengan hari pertama, di hari kedua siswa hanya mengerjakan dua mapel pilihan. Dengan masing-masing waktu pengerjaan selama 60 menit. (wib/tyo)