NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nganjuk menggelar rapat kerja gabungan yang melibatkan anggota Komisi II dan Komisi III pada hari ini (26/2). Agenda tersebut menjadi forum strategis untuk membahas persoalan yang hingga kini masih menjadi perhatian bersama. Yakni penyelesaian warga terdampak Bendungan Semantok.
Tak hanya diikuti unsur legislatif, rapat kerja gabungan itu juga menghadirkan sejumlah perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Nganjuk. Di antaranya BPKAD Nganjuk, PUPR Nganjuk, Perkim Nganjuk, DLH Nganjuk, Bappeda Nganjuk, Asisten Ekonomi Pembangunan, Camat Rejoso, serta perwakilan warga terdampak.
Dalam forum tersebut, seluruh pihak membahas penyelesaian persoalan warga terdampak Waduk Semantok. Isu yang mengemuka meliputi kejelasan hak warga, tindak lanjut kompensasi, serta langkah konkret pemerintah daerah dalam memberikan kepastian solusi.
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menegaskan bahwa rapat kerja gabungan ini menjadi ruang untuk menyatukan persepsi. “Rapat kerja gabungan ini kami adakan untuk mencari titik temu dari permasalahan warga yang terdampak Waduk Semantok. Harapannya ada solusi yang adil dan bisa diterima semua pihak,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, DPRD berharap proses penyelesaian dapat berjalan lebih terarah dan memberikan kepastian bagi masyarakat terdampak. (wib)
Editor : Karen Wibi