Baca Juga: Pentol Mastrip Nganjuk: Cuma Gerobak Motor, Laris 20 Kg Sehari!
Kepada wartawan Jawa Pos Radar Nganjuk, perempuan yang kini berusia 56 tahun ini menjelaskan bahwa di warung miliknya ini terdapat tiga varian sambal. Yang pertama ini adalah sambal bawang, sambal terasi mentah dan sambal klotok. Setiap sambal ini memiliki sensasi pedas yang berbeda-beda.
Bagi yang penyuka pedas, disarankan untuk mencoba sambal bawang dan sambal terasi mentah. Sedangkan untuk yang tidak begitu suka pedas, disarankan untuk mencoba sambal klotok. "Untuk sambal klotok ini ada perpaduan ikan klotok, pindang dan petai," imbuhnya.
Baca Juga: Harga Murah Porsi Melimpah ! Pangsit Mie Ayam Mastrip
Ketiga jenis sambal ini kemudian dipadukan oleh lauk yang hanya terdapat dua pilihan. Telur dan ayam goreng. Telur di tempat ini diolah berupa telur dadar kribo. Dimana telur dikocok dengan daun bawang yang melimpah, dan digoreng hingga matang krispi.
Dari dua pilihan lauk tersebut. Telur goreng ini yang menjadi primadona pembeli disana. "Disini untuk lauk yang direkomendasikan telur gorengnya," ungkap Yasmin salah satu pelanggan Warung Sor Talok.
Baca Juga: Woko Channel Syuting di Alun-Alun Nganjuk, Pak Ndut Jadi Rebutan Foto
Perempuan berusia 25 tahun ini mengatakan bahwa telur kribo tersebut matang dengan sempurna. Dimana telur digoreng dengan amat krispi. Namun uniknya telur tersebut tidak menyerap minyak. "Telur krispi dipadukan dengan sambalnya sangat enak," kata Yasmin sambil menggambarkan hidangan yang dia makan.
Makanan sambelan ini mulai dapat dipesan mulai pagi hari. Warung yang sudah buka mulai tahun 2017 ini harganya sangat terjangkau. Mulai Rp 5 hingga Rp 18 ribu.
Selain makananan yang enak dengan harga terjangkau. Pengunjung warung makanan ini bisa melihat view pemandangan sawah yang berada di seberangnya.
Editor : Miko