Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Profil Iskandar Ismail, Pria Asal Indonesia yang Dirikan Indonesia Airlines di Singapura

Redaksi Radar Nganjuk • Senin, 10 Maret 2025 | 22:16 WIB
Iskandar Ismail, pendiri Indonesia Airlines.
Iskandar Ismail, pendiri Indonesia Airlines.

JP Radar Nganjuk - Iskandar Ismail, seorang pengusaha asal Aceh, kini menjadi sorotan publik setelah berhasil mendirikan Indonesia Airlines.

Indonesia Airlines adalah sebuah maskapai penerbangan baru yang berbasis di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Iskandar lahir pada 7 April 1983 di Aceh dan menyelesaikan pendidikan di Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Pada awalnya, kariernya dimulai di sektor pemerintahan ketika ia bekerja di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pascatsunami yang melanda daerah tersebut.

Setelah beberapa tahun di BRR, Iskandar beralih ke sektor kelistrikan dan energi, dengan bekerja di PLN antara tahun 2006 hingga 2009, sebelum akhirnya memutuskan untuk berkarier di sektor perbankan dan asuransi.

Namun, pandemi Covid-19 membawa dampak besar bagi bisnis yang dijalani Iskandar.

Meskipun sempat terhambat, ia tidak menyerah dan justru melihat peluang baru untuk mengembangkan bisnisnya.

Iskandar kemudian bergabung dengan mitra bisnis asal Singapura dan bersama-sama mereka mendirikan Calypte Holding Pte. Ltd., sebuah perusahaan yang berfokus pada sektor energi, pertanian, dan penerbangan.

Dari sinilah lahir ide untuk mendirikan Indonesia Airlines, yang kini menjadi salah satu maskapai penerbangan yang cukup dinanti-nanti kehadirannya di industri penerbangan Indonesia.

Pada 7 Maret 2025, Indonesia Airlines resmi diluncurkan setelah pencatatan resmi di hadapan notaris.

Dalam tahap awal operasionalnya, maskapai ini memiliki rencana untuk mengoperasikan sekitar 20 pesawat dengan layanan premium yang mencakup tipe pesawat Airbus A321neo, Airbus A350-900, dan Boeing 787-9.

Maskapai ini hadir dengan visi untuk memberikan pengalaman penerbangan yang lebih nyaman dan efisien bagi pelanggan, dengan harapan dapat bersaing dengan maskapai besar lainnya di pasar domestik maupun internasional.

Keputusan Iskandar untuk memilih Singapura sebagai tempat pengembangan perusahaan menimbulkan berbagai pendapat.

Beberapa pihak mempertanyakan mengapa ia memilih Singapura dan bukan Indonesia, sementara yang lain mendukung langkah tersebut dengan harapan bahwa keputusan ini akan membawa manfaat bagi Indonesia.

l Meskipun ada sejumlah kontroversi, Iskandar tetap percaya bahwa keputusan ini adalah yang terbaik untuk mengembangkan Indonesia Airlines ke depannya.

Dengan pengalaman yang luas di berbagai sektor dan latar belakang yang solid, Iskandar Ismail berambisi menjadikan Indonesia Airlines sebagai pemain utama dalam industri penerbangan baik di Indonesia maupun internasional.

Ambisi ini, bersama dengan visi untuk menyediakan layanan yang berkualitas, memberikan harapan besar bagi perkembangan industri penerbangan Tanah Air di masa yang akan datang.

Penulis: Effa Desiana Hidayah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#singapura #indonesia #viral #Berita Terkini #maskapai indonesia