JP Radar Nganjuk– Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mengingatkan pentingnya hilirisasi dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian Indonesia.
Dalam kesempatan yang berlangsung di Solo, Gibran memberikan contoh nyata hilirisasi dengan mengubah daun teh menjadi produk beraroma yang bernilai jual tinggi.
Menurut Gibran, selama ini daun teh hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi dengan olahan yang tepat, daun teh bisa diubah menjadi produk dengan berbagai varian aroma yang lebih menarik di pasaran.
"Kita bisa mengolah daun teh menjadi produk beraroma yang tidak hanya lebih bernilai, tetapi juga memiliki pasar yang lebih luas," ungkapnya.
Gibran juga menekankan bahwa hilirisasi tak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya petani.
“Dengan hilirisasi, kita bisa menciptakan produk olahan yang lebih bernilai, dan itu tentu membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat,” tambahnya.
Sebagai langkah konkret, pemerintah telah mendorong berbagai inovasi di sektor pertanian, seperti pengembangan produk-produk baru dari daun teh yang memiliki nilai tambah, seperti sirup teh beraroma dan produk pengharum ruangan dari ekstrak daun teh.
Ini merupakan contoh nyata bagaimana hilirisasi dapat meningkatkan perekonomian daerah dan negara.
Gibran berharap dengan pengembangan hilirisasi produk lokal, potensi daerah yang ada di Indonesia dapat lebih dimaksimalkan, sehingga produk lokal bisa bersaing di pasar global.
Langkah hilirisasi ini juga diharapkan dapat mendorong kreativitas dan inovasi yang lebih besar di berbagai sektor industri pertanian.
Penulis: Effa Desiana Hidayah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira