Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Prabowo dan Hun Sen Gelar Pertemuan, Perkuat Kolaborasi Indonesia-Kamboja

Elna Malika • Senin, 5 Mei 2025 | 17:31 WIB
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, di Istana Merdeka, Jakarta.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, di Istana Merdeka, Jakarta.

JP Radar Nganjuk – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Kamboja, Hun Sen, di Istana Merdeka, Jakarta.

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan diplomatik serta mengeksplorasi peluang kerja sama strategis antara kedua negara di berbagai sektor.

Dalam diskusi yang berlangsung hangat, kedua pemimpin fokus pada penguatan kolaborasi ekonomi, khususnya di bidang perdagangan dan investasi.

Prabowo menekankan pentingnya peningkatan ekspor produk pertanian Indonesia ke Kamboja, sekaligus mendorong investasi Kamboja di sektor infrastruktur Indonesia.

Sementara itu, Hun Sen menyambut baik peluang kerja sama di bidang pariwisata, dengan mengusulkan program pertukaran budaya untuk memperkenalkan kekayaan tradisional kedua negara.

Selain ekonomi, isu keamanan regional juga menjadi agenda utama. Kedua pihak sepakat untuk meningkatkan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan lintas batas, termasuk penipuan daring (online scam) yang belakangan marak di kawasan ASEAN.

Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk mendukung upaya Kamboja dalam menangani masalah ini, termasuk melalui pelatihan kepolisian dan pertukaran intelijen.

“Indonesia dan Kamboja memiliki ikatan sejarah dan budaya yang kuat. Kami ingin hubungan ini terus berkembang melalui kerja sama yang saling menguntungkan,” ujar Prabowo dalam keterangan pers usai pertemuan.

Hun Sen juga menyampaikan apresiasi atas inisiatif Indonesia dalam memfasilitasi dialog ASEAN untuk perdamaian dan stabilitas kawasan.

Ia berharap kedua negara dapat terus bersinergi dalam forum-forum regional guna menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan.

Pertemuan ini ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di bidang pendidikan, yang mencakup beasiswa bagi pelajar Kamboja untuk belajar di universitas-universitas Indonesia serta pelatihan vokasi untuk tenaga kerja muda.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antarwarga (people-to-people connectivity) antara kedua negara.

Sebagai penutup, Prabowo mengundang Hun Sen untuk kembali berkunjung ke Indonesia dalam acara puncak peringatan hubungan diplomatik Indonesia-Kamboja pada 2026.

Hun Sen pun membalas dengan mengundang Prabowo untuk menghadiri festival budaya di Phnom Penh tahun depan.

Pertemuan ini menandai babak baru dalam hubungan Indonesia-Kamboja, dengan komitmen bersama untuk menciptakan kemitraan yang lebih dinamis dan berkelanjutan di masa depan.

Editor : Elna Malika
#Sektor #phnom penh #radar nganjuk berita hari ini #Antar Negara #kolaborasi #hun sen #hubungan #diplomatik #Kerjasama Strategis #prabowo #mou #pertemuan bilateral #istana merdeka #Perdana menteei #sejarah #kamboja #asean