JP Radra Nganjuk – Kucing Presiden Prabowo yang bernama Bobby Kartanegara, medapat hadiah istimewa dari PM Australia Anthony Albanese berupa kalung syal berwarna merah dalam kunjungannya ke Jakarta pada Kamis (15/5).
Presiden Prabowo Subianto, didampingi sejumlah menteri dan wakil mmenteri Kabinet Merah Putih menyambut secara langsung PM Australia Anthony Albense saat tiba dirumahnya di Jalan Kartanegara Nomor 4, Jakarta Selatan.
Dalam video yang beredar, Terlihat Albense mengenakan kemeja batik berwarna coklat yang senada dengan kemeja batik yang dipakai oleh Presiden Prabowo.
Kedatangan Albense bersama jajaran pemerintah Australia disambut dengan hangat oleh Presiden Prabowo dan rekan rekan, diiringi lantunan musik saat mereka memasuki ruangan setelah saling bersalaman.
Momen pemberian hadiah ini terjadi saat makan malam bersama di rumah Presiden Prabowo dengan suasana yang hangat.
Di tengah makan malam yang bersahabat itu, perhatian semua orang teralihkan dengan Bobby yang dibawa masuk menggunakan kereta dorong.
Bobby terlihat sangat menggemaskan dengan kain batik berwarna coklat yang melekat di tubuhnya. Kedatangan Bobby disambut dengan antusias oleh Albense.
Kereta dorong tersebut diletakkan di sisi kiri Albense. PM Australia tersebut langsung saja mengelus-elus kepala Bobby bahkan menggendongnya karena gemas.
Semua orang terlihat gemas dan bahagia dengan pemandangan yang disuguhkan, Mereka bertepuk tangan sembari tertawa lepas.
Setelahnya Albense memberikan hadiah kepada Bobby berupa kalung syal berwarna merah bertuliskan ‘Australia (simbol hati) Indonesia’. Selain itu Albense juga memberikan camilan kepada Bobby.
Kunjungan ini merupakan kunjugan luar negeri pertama Albense setelah dilantik kembali sebagai Perdana Menteri Australia.
Baca Juga: Presiden Prabowo Akan Anugerahkan Penghargaan Bergengsi kepada Bill Gates pada Sidang Umum PBB
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Albense dan sejumlah pemerintah Australia ke Indonesia.
Presiden Prabowo juga menyampaikan pentingnya hubungan eray antara Indonesia dan Australia sebagai negara bertetangga.
Penulis: Rozita Nur Azizah
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira