Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

24 Ribu Ton Uranium Ditemukan di Kalbar, Energi Nuklir Jadi Masa Depan Listrik Indonesia?

Diana Yunita Sari • Jumat, 20 Juni 2025 | 00:05 WIB
24 ribu ton uranium ditemukan di Melawi Kalimantan Barat
24 ribu ton uranium ditemukan di Melawi Kalimantan Barat

Kabupaten Melawi Kalimantan Barat tercatat menyimpan uranium, bahan baku nuklir sebanyak 24 ribu ton. Hal ini disebutkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 yang baru dikeluarkan bulan ini. 

“Ada potensi energi nuklir berupa uranium di Kabupaten Melawi yang bisa digunakan sebagai bahan energi PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir)” tulis dokumen RUPTL dikutip pada Kamis (19/6). 

Akan tetapi, pemanfaatan nuklir sebagai energi utama masih menunggu kebijakan pemerintah serta riset mendalam untuk menguji kelayakan pembangunan PLTN. 

PLN menerangkan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memperkuat pelaksanaan program transisi energi dengan melalui program Accelerated Renewable Energy Development (ARED) melalui pemanfaatan energi primer untuk pembangkit tenaga listrik di Provinsi Kalimantan Barat. 

Sesuai kebijakan pemerintah, pembangkit listrik menggunakan tenaga nuklir memang menjadi salah satu pilihan yang dipertimbangkan untuk menyediakan pembangkit listrik baseload yaitu tanpa emisi gas rumah kaca. 

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga telah memberikan ketetapan terkait pengembangan energi nuklir melalui Keputusan Menteri ESDM Nomor 85.K/TL.01/MEM.L/2025 yang membahas tentang Rencana Umum Ketenagalistrikan Nasional.

Dalam rencananya, Kementerian ESDM akan membangun PLTN dengan jumlah awal 250 megawatt (MW) yang dijadwalkan mulai 2027 dan target operasi 2032. Pembangunan difokuskan di wilayah Kalimantan dan Sumatera Utara.

Dapat diketahui bahwa Uranium adalah unsur elemen kimia yang dilambangkan dengan huruf U dan nomor atom 92. Uranium memiliki fungsi sebagai sumber energi yang efisien karena jumlah kecil uranium dapat menghasilkan energi yang jauh lebih besar dibandingkan batu bara. Uranium juga merupakan bahan utama dalam pembuatan senjata nuklir.

Pemanfaatan energi nuklir sebagai alternatif pembangkit listrik diperlukan riset dan kajian yang menyeluruh terutama dampak yang akan dihasilkan ke lingkungan, sosial, dan ekonomi dari aktivitas tersebut. 

Editor : Jauhar Yohanis
#uranium #menteri esdm #pltn #energi nuklir #pt pln (persero) #pln #kalimantan barat #nuklir #melawi