JP Radar Nganjuk – Nilai tukar aset kripto seperti Bitcoin mengalami penurunan tajam setelah beredarnya kabar bahwa Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memberikan dukungan penuh terhadap aksi militer Israel yang menyerang Iran.
Pada perdagangan Senin (24/6), Bitcoin sempat terkoreksi sekitar 2,74 persen ke level USD 63.260 atau setara lebih dari Rp 1 miliar per koin.
Penurunan ini cukup mengejutkan karena terjadi di tengah harapan pasar terhadap stabilitas harga setelah sempat mencatatkan reli sejak awal tahun.
Tak hanya Bitcoin, aset digital lain seperti Ethereum dan Solana juga ikut terpuruk. Ethereum turun sekitar 3,6 persen, sedangkan Solana anjlok hampir 4 persen.
Aksi jual secara serempak ini disebut sebagai bentuk kepanikan investor yang khawatir konflik geopolitik akan semakin melebar.
Menurut laporan dari media kripto internasional Cointelegraph, respons pasar terhadap ketegangan Timur Tengah menunjukkan bahwa sentimen global sangat memengaruhi pergerakan aset digital.
Apalagi, konflik antara Israel dan Iran bukan hanya berdampak terhadap sektor energi, tetapi juga memicu keresahan di pasar keuangan dunia.
Trump, yang saat ini sedang dalam masa kampanye menuju Pilpres AS 2024, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap langkah militer Israel.
Dukungan tersebut memicu reaksi keras dari komunitas internasional dan memicu kekhawatiran akan terjadinya eskalasi lebih lanjut.
Di sisi lain, para investor kripto kini disarankan untuk tidak hanya mengandalkan analisis teknikal semata, tetapi juga lebih memperhatikan dinamika politik global.
Sebab, seperti terlihat dalam kasus ini, faktor non-ekonomi bisa sangat memengaruhi harga aset kripto dalam waktu singkat.
Analis menyebut bahwa tekanan jual kemungkinan masih berlanjut jika situasi politik terus memanas.
Selain itu, pelaku pasar juga perlu mencermati kebijakan suku bunga AS serta data ekonomi terbaru yang dapat menambah tekanan terhadap harga kripto ke depan.
Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)
Editor : Jauhar Yohanis