Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Ibu-ibu Harap Waspada! Beras Oplosan Marak Beredar, Begini Cara Mudah Mengenali Beras Asli dan Oplosan

Diana Yunita Sari • Jumat, 18 Juli 2025 | 03:30 WIB
Cara membedakan beras oplosan
Cara membedakan beras oplosan

Kasus beras oplosan kembali beredar di masyarakat. Kali ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menemukan sebanyak 212 merek beras yang tidak memenuhi standar mutu. Temuan tersebut merupakan hasil dari inspeksi gabungan bersama Satgas Pangan Polri dan Kementerian Perdagangan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa beras oplosan adalah beras yang tidak sesuai dengan komposisi, kualitas buruk, hingga tidak sesuai dengan keterangan yang ada di kemasan. Kementerian telah merilis daftar merek-merek beras yang diduga dioplos, dan hasilnya adalah banyak dari merk-merek yang terdaftar adalah merk ternama yang sering dibeli oleh masyarakat Indonesia.

Agar masyarakat terutama ibu-ibu tidak terkecoh dalam membeli beras, berikut adalh ciri-ciri beras yang dioplos agar kita semua tetap waspada dan teliti.

Apa Itu Beras Oplosan?

Beras oplosan adalah beras yang sengaja dicampur dengan berbagai jenis beras. Biasanya memakai merk ternama dan mengaku premium namun ternyata isinya telah dicampur dengan beras lama, beras bantuan pemerintah (SPHP) kemudian dikemas ulang. Tujuannya tentu untuk  meraup keuntungan lebih, namun berdampak buruk pada kualitas pangan yang dikonsumsi masyarakat.

Ciri-Ciri Beras Oplosan:

  1. Warna Sama
    Ciri paling terlihat dari beras oplosan adalah butiran beras akan terlihat campur aduk yaitu sebagian putih bening, sebagian kekuningan atau keruh. Hal ini menandakan bahwa beras berasal dari berbagai jenis dan usia berbeda (beras baru dicampur beras lama).
  2. Baunya tidak Enak
    Ciri kedua yang bisa anda sadari adalah dengan mencium aroma beras yang sudah dibeli. Beras asli premium biasanya berbau segar atau sedikit wangi. Namun, jika beras yang anda beli tercium bau apek, tengik, bahkan mirip karung atau gudang lama, anda patut curiga bahwa itu beras oplosan.
  3. Banyak Butir yang Remuk
    Beras oplosan saat disentuh akan terasa kasar dan tidak konsisten. Ada butir utuh dan ada juga yang berbentuk patahan. Bahkan, tak jarang juga ada batu kecil atau kotoran lain.
  4. Harganya Tak Masuk Akal
    Hati-hati ketika menemukan beras berlabel premium tapi dijual jauh lebih murah dari pasaran, atau beras medium dijual dengan harga mahal. Hal tersebut besar kemungkinan adalah tipu-tipu kualitas.
  5. Kemasan Mencurigakan
    Saat anda membeli beras, harap cek label dan kemasan secara teliti. Hal ini disebabkan banyak beras oplosan menggunakan kemasan menarik tapi tidak mencantumkan produsen, tanggal kedaluwarsa, SNI, atau kode distribusi resmi.
  6. Berat Tidak Sesuai
    Salah satu modus umum dalam beras oplosan adalah dengan mengurangi isi dalam kemasan. Misalnya tertulis 5 kg, tetapi saat ditimbang hanya 4,5 kg. Anda perlu waspada dan lebih teliti saat membeli.

Masyarakat diimbau untuk membeli beras dari toko atau mitra distribusi resmi yang terverifikasi. Jangan tergiur harga murah, karena kualitas dan keamanan konsumsi tetap yang utama.

Editor : Jauhar Yohanis
#beras premium #beras oplosan premium #ciri beras oplosan #beras oplosan meresahkan masyarakat #beras #beras oplosan #beras oplos