Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan akan menyampaikan dua pidato penting dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI dan penyampaian Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2026, termasuk Nota Keuangan serta dokumen pendukung lainnya.
Dilansir dari Jawa Pos, pidato pertama akan berlangsung pada Jumat (15/8) pukul 10.00 hingga 10.45 WIB di Gedung DPR RI, Jakarta. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara serta pidato kenegaraan dalam rangka HUT RI ke-80. Sebelum Prabowo berpidato, pemerintah akan menayangkan video capaian selama masa kepemimpinannya.
Usai salat Jumat, sekitar pukul 14.57 hingga 15.42 WIB, Prabowo dijadwalkan kembali menyampaikan pidato, kali ini terkait pengantar RUU APBN 2026. Dalam pidato kedua inilah, perhatian publik, terutama para Aparatur Sipil Negara (ASN), biasanya tertuju.
Pasalnya, pada momen inilah Presiden kerap mengumumkan kebijakan penting, termasuk soal kenaikan gaji PNS. Sebagai catatan, pada 2023 silam, Presiden Joko Widodo pernah mengumumkan kenaikan gaji ASN sebesar 8 persen dalam pidato Nota Keuangan RAPBN 2024.
Lalu, apakah Prabowo akan mengikuti jejak Jokowi dengan mengumumkan kenaikan gaji PNS tahun depan?
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi tak mau memberikan bocoran. Ia menegaskan bahwa seluruh pihak harus bersabar menunggu pidato resmi Presiden Prabowo.
“Kita harus belajar disiplin menunggu sesuatu itu sampai waktunya. Jadi, mungkin kita tidak biasakan bocoran A1 A2 atau A3 kepada teman-teman,” ujar Hasan dalam konferensi pers di Jakarta, dikutip dari Jawa Pos pada Jumat (15/8).
Menurutnya, semua akan terlihat secara jelas dalam nota keuangan yang akan dibacakan Presiden Prabowo hari ini. Ia juga menyebut pidato Presiden akan mengungkap dengan terang postur APBN 2026 serta program prioritas pemerintah di tahun mendatang.
“Dalam nota keuangan tentu kita bisa melihat besok dengan cukup terang postur APBN kita,” kata Hasan.
“Tentu juga akan disampaikan apa-apa saja program prioritas Presiden. Mohon maaf, tidak bisa dibocorkan,” tutupnya.