Kabar duka ini dikonfirmasi oleh pengasuhnya, Yuko Miyahara. “Haru Urara sehat hingga sehari sebelum meninggal. Bahkan masih menerima kunjungan penggemar akhir pekan lalu,” ujarnya kepada Friday Digital.
Haru Urara dikenal luas sejak 2003, ketika media Jepang melaporkan rekor 80 kekalahan beruntun sejak debutnya tahun 1998. Total, ia turun di 113 balapan dan tak pernah sekalipun mencatat kemenangan hingga pensiun pada 2004.
Meski demikian, Haru Urara justru dicintai publik karena semangatnya. Ia dijuluki “the shining star of losers everywhere” alias bintang bagi mereka yang tak menyerah meski terus gagal.
Ciri khasnya adalah masker Hello Kitty berwarna pink-merah yang ia kenakan saat bertanding, menjadikannya ikon unik di arena pacuan kuda. Tiket taruhan atas namanya bahkan laris diburu meski hampir pasti kalah—diyakini sebagai jimat penolak sial dan bisa dijual kembali hingga ¥3.000 (sekitar Rp 300 ribu).
Popularitas Haru Urara melonjak lagi pada 2025 setelah game mobile Uma Musume Pretty Derby resmi diluncurkan secara global. Dalam game dan animenya, ia digambarkan sebagai gadis anime berambut pink yang ceria, membuat generasi baru penggemar mengenalnya.
Kini, kepergian Haru Urara meninggalkan duka mendalam bagi pecinta kuda pacu dan komunitas Uma Musume di seluruh dunia. Ia dikenang bukan sebagai pecundang, tetapi sebagai simbol kegigihan dan harapan.
Editor : Miko