Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Pemerintah Uji Digitalisasi Bansos di Banyuwangi, Seleksi Penerima Lebih Ketat

Jauhar Yohanis • Jumat, 19 September 2025 | 21:15 WIB

Sudah Dimulai, Uji Coba Digitalisasi Bansos Pertama di Banyuwangi

Cara cek bansos dengan KTP
Cara cek bansos dengan KTP

Banyuwangi JP Radar Ngnjuk – Pemerintah memulai uji coba digitalisasi bantuan sosial (bansos) di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Program ini digadang menjadi pintu masuk menuju tata kelola bansos yang lebih transparan, akurat, dan mudah diakses.

Pendaftaran Mandiri Lewat Aplikasi

Dalam skema uji coba, penerima manfaat dapat mendaftar secara mandiri melalui aplikasi Perlindungan Sosial (Perlinsos). Mereka cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan melakukan verifikasi wajah yang terhubung dengan data Dukcapil.

Bagi warga yang tidak memiliki ponsel, pemerintah menyiapkan petugas khusus untuk membantu proses pengusulan data.

Terintegrasi Lintas Lembaga

Digitalisasi bansos ini didukung integrasi data dari berbagai instansi. Sistem akan menautkan data kependudukan dengan sejumlah basis data, seperti:

Dengan integrasi tersebut, kondisi sosial ekonomi setiap keluarga dapat terbaca lebih komprehensif. Seleksi penerima bansos diharapkan lebih objektif dan tepat sasaran.

Keunggulan Sistem Digital

Pemerintah menyebut digitalisasi bansos memiliki tiga keunggulan utama:

  1. Mudah diakses lewat aplikasi dengan verifikasi biometrik.

  2. Seleksi otomatis by system sehingga lebih transparan dan minim kecurangan.

  3. Data terpadu lintas lembaga, memastikan distribusi bansos tepat sasaran.

Menuju Penerapan Nasional

Uji coba di Banyuwangi masih sebatas tahap awal. Jika berjalan mulus, pemerintah menargetkan sistem ini diterapkan secara nasional.

Dengan begitu, masyarakat di seluruh Indonesia bisa melakukan pemutakhiran data secara mandiri untuk diverifikasi oleh sistem terpadu.

Editor : Jauhar Yohanis
#bansos #digitaliasi