Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Melihat Program Makan Bergizi Gratis di Nganjuk

Novanda Nirwana • Selasa, 28 Oktober 2025 | 21:05 WIB

 

Program MBG yang berlangsung di SMPN 3 Nganjuk
Program MBG yang berlangsung di SMPN 3 Nganjuk

Jawa Pos Radar Nganjuk- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Prabowo ternyata membawa angin segar bagi dunia pendidikan, terutama di Kabupaten Nganjuk. Salah satu sekolah yang merasakan dampak positif secara nyata adalah SMPN 3 Nganjuk, sekolah pertama di kabupaten ini yang menerapkan program tersebut sejak Februari tahun lalu.

Kepala Sekolah Budi Setia Darmawan mengungkapkan, kehadiran MBG telah memberikan perubahan signifikan terhadap kebiasaan makan siswa.

“Kami sangat mengapresiasi adanya MBG ini karena jelas memperbaiki gizi siswa, terutama bagi yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ujarnya.

Menurutnya, dengan adanya program MBG, pola makan siswa kini menjadi lebih teratur dan sehat. Anak-anak tidak lagi sembarangan jajan di luar sekolah karena sudah mendapatkan menu lengkap yang memenuhi kebutuhan gizi harian.

“Program ini juga membantu ekonomi keluarga. Uang saku anak bisa ditabung,” tambah Budi.

Setiap hari, sekolah menerima suplai makanan bergizi dari dapur penyedia yang sudah ditunjuk. Budi memastikan proses distribusi berjalan tertib.

“Setiap hari kami juga laporan online ke pusat. Kalau ada keluhan, langsung kami sampaikan ke pihak dapur. Sejauh ini komunikasi berjalan lancar,” terangnya.

Ia menuturkan, anak-anak sangat antusias menyambut kedatangan mobil pengantar makanan. Budi mengakui, meski secara umum berjalan baik, masih ada sedikit tantangan pada variasi menu.

“Menurut saya, memang gizinya terpenuhi. Hanya saja variannya terlalu banyak, jadi beberapa anak belum terbiasa dan kadang tidak doyan. Tapi sejauh ini tidak ada masalah seperti di kota lain,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator MBG SMPN 3 Nganjuk, Diantri Handoko, menyebut semangat siswa terhadap program ini luar biasa. Bahkan, mereka kerap bercanda dengan memberikan request menu ke dapur penyedia.

“Ada yang menulis di selembar kertas ‘Bapak, besok mohon menunya ayam katsu.’ Kadang di-acc, bahkan kemarin sempat juga request bakso,” ujar Diantri.

Salah satu siswa kelas IX, Arya Yudistira mengatakan, sejak ada program MBG, makan siang di sekolah jadi lebih menyenangkan. Mereka tidak perlu lagi jajan sembarangan karena makanan yang disediakan sudah lengkap dengan sayur, buah, dan susu.

“Kadang kalau temanku ada yang nggak masuk, makanannya kami bagi. Sayang kalau dibuang,” tambahnya.

Cerita serupa datang dari Zaki Krisna, siswa kelas IX. Ia mengaku paling senang kalau ada temannya yang ada yang tidak suka menunya, karena ia bisa menghabiskan milik temannya.

“Kalau daging bumbu saya kurang suka. Tapi kalau mie gacoan, langsung habis semua” ujarnya sambil tertawa. (nov)

 

Editor : Karen Wibi
#Makan Bergizi Gratis (MBG) #Makan Bergizi Gratis #nganjuk