JP Radar Nganjuk - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai wilayah Indonesia hari ini, Kamis, 6 November 2025, merasakan lonjakan signifikan pada saldo rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka. Pemerintah melalui bank penyalur (BNI, BRI, Mandiri, BSI) tengah menggencarkan pencairan tiga bantuan sosial (Bansos) utama secara bersamaan, bahkan untuk 35 juta KPM yang menerima BLTS Kesra.
Baca Juga: Bansos PKH Lansia Rp2,4 Juta Disalurkan November 2025
Pencairan ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra senilai Rp900.000. Gabungan dari berbagai alokasi ini membuat total dana yang masuk ke rekening KPM dilaporkan mencapai nominal besar, bahkan hingga Rp3 juta!
Nominal Fantastis: Gabungan Berbagai Tahap
Nominal besar yang diterima KPM bervariasi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti status KKS (lama atau baru) dan jenis Bansos yang digabungkan. Beberapa KPM dilaporkan menerima:
-
Pencairan Gabungan: BPNT Tahap 2 dan 3, ditambah penebalan BPNT senilai Rp400 ribu, sehingga total saldo yang masuk meningkat drastis.
-
Contoh Laporan Pencairan Hari Ini (6 November 2025):
-
BPNT oleh Bank BNI: Rp600.000.
-
BLTS Kesra oleh Bank BRI dan BSI: Rp900.000.
-
PKH Tahap 4 oleh Bank BRI: Mencapai Rp3.250.000 (untuk KPM dengan komponen lengkap).
-
BPNT Tahap 4 dan BLTS Kesra oleh Bank BRI: Rp1.500.000.
-
Baca Juga: Bansos Beras dan Minyak Goreng Cair November 2025, Targetkan 18,27 Juta Penerima!
Belum Cair? Ini 2 Kemungkinan Penyebabnya
Meskipun laporan saldo masuk sudah ramai, banyak KPM yang masih mengaku belum menerima dana. KPM diimbau untuk tidak panik, karena ada dua kemungkinan utama yang menyebabkan keterlambatan:
-
Penyaluran Bertahap: Proses penyaluran dana dilakukan secara bertahap mengingat jumlah penerima mencapai jutaan KPM. Penyaluran ini juga berbarengan dengan proses pencairan Bansos Tahap 2 dan 3 yang masih berlangsung. KPM, terutama pemegang KKS baru dari peralihan PT Pos, dianjurkan untuk mengecek secara berkala.
-
Dikeluarkan dari Daftar Penerima: Kemungkinan kedua adalah nama KPM sudah dikeluarkan (di-exclude) dari daftar penerima bantuan karena dianggap tidak lagi memenuhi kriteria atau Bansos tidak digunakan sesuai peruntukannya.
Baca Juga: Cara Cepat Daftar Bansos PKH Lansia. Ini Caranya!
BLTS via PT Pos Menyusul, Cek Status SIKS-NG!
Untuk KPM yang menerima Bansos tambahan BLTS Kesra melalui penyaluran Kantor Pos, saat ini sedang dalam tahap pencetakan surat undangan. Bansos ini diprioritaskan untuk 7,2 juta penerima yang sebelumnya belum pernah mendapatkan Bansos PKH atau BPNT.
Sementara itu, bagi KPM pemegang KKS, tanda-tanda pencairan telah terlihat di sistem. Status Bansos di SIKS NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) sudah masuk tahap "belum SI" (Standing Instruction). Status ini adalah sinyal kuat bahwa perintah resmi dari pemerintah untuk menyalurkan dana telah ditandatangani.
Begitu status resmi berubah menjadi "SI", saldo Bansos akan masuk ke KKS dalam waktu 1 hingga 3 hari kerja. Setelah itu, dana dapat langsung dicairkan melalui ATM, agen bank, atau e-warung terdekat.
Editor : Karen Wibi