Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Tujuh SMPN Pinggiran Kekurangan Murid

Karen Wibi • Senin, 29 Juni 2026 | 16:33 WIB
SEKOLAH PINGGIRAN: Pengendara melintas di depan SMPN 5 Kertosono. Tujuh SMP negeri pinggiran di Kabupaten Nganjuk kekurangan murid. (karen wibi/jprk)
SEKOLAH PINGGIRAN: Pengendara melintas di depan SMPN 5 Kertosono. Tujuh SMP negeri pinggiran di Kabupaten Nganjuk kekurangan murid. (karen wibi/jprk)

 

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- SMPN pinggiran di Kabupaten Nganjuk mengalami kekurangan murid. Hingga penutupan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk jenjang SMPN secara online telah usai kemarin (25/6), tercatat ada tujuh SMPN yang belum bisa memenuhi pagu. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Nganjuk mengatakan, sesuai jadwal, SPMB untuk jenjang SMP telah usai kemarin. Namun ada kelonggaran bagi sekolah yang masih kekurangan murid. “SMPN yang kekurangan murid boleh melakukan perpanjangan pendaftaran,” ujarnya kepada wartawan koran ini.

Namun perpanjangan tidak dilakukan secara online. Melainkan secara offline. Sehingga, calon siswa baru yang ingin mendaftar wajib mendatangi sekolah tujuan. Nantinya, calon siswa tersebut akan melakukan pendaftaran dengan melampirkan ijazah hingga kartu keluarga. 

Total ada tujuh SMPN yang mengalami kekurangan murid. Yaitu, SMPN 5 Kertosono. Hingga daftar ulang kemarin, jumlah siswa yang mendaftar di sekolah tersebut hanya sebanyak 10 siswa. Padahal kuota yang tersedia yakni sebanyak 32 kursi. Artinya masih ada kekurangan sebanyak 22 siswa.

Hal serupa juga terjadi di beberapa sekolah dengan status Satu Atap. Mulai dari SMPN Satu Atap Ngetos, SMPN Satu Atap Loceret, SMPN Satu Atap Lengkong, SMPN Satu Atap Sawahan, hingga SMPN Satu Atap Rejoso.

Kondisi tersebut sangat kontras dengan sekolah yang berada di tengah kota. Seperti di Kecamatan Nganjuk, sebanyak tujuh SMPN sudah berhasil memenuhi kuota. “Sekolah di Kecamatan Nganjuk cenderung ramai pendaftar. Bahkan ada persaingan untuk bisa diterima,” tambahnya.

Lalu hingga kapan perpanjangan pendaftaran untuk SPMB SMPN dilakukan? Menanggapi pertanyaan itu, Puguh mengatakan, perpanjangan pendaftaran akan dilakukan hingga kegiatan belajar mengajar (KBM) di tahun ajaran baru dimulai. Artinya, perpanjangan pendaftaran masih berlangsung hingga 13 Juli mendatang. “Sekolah yang ingin menggenapi jumlah kuota wajib aktif mencari siswa,” tandasnya.

Lebih lanjut, menurut Puguh, perpanjangan pendaftaran tidak hanya berlaku untuk SMPN di Nganjuk. Melainkan juga untuk SDN. Sekolah-sekolah tersebut bisa melakukan perpanjangan pendaftaran hingga KBM dimulai bulan depan. “Semoga sekolah-sekolah di Nganjuk bisa memenuhi pagu,” harapnya. (wib/tyo)

Editor : Miko
#smpn pinggiran #sepi peminat #disdik nganjuk #spmb #pendidikan