Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Valentino Rossi Masih Kangen MotoGP, Tetapi Ada Satu Hal yang Membuatnya Tak Ingin Kembali

Miko • Kamis, 16 Juli 2026 | 17:39 WIB
Valentino Rossi ke Atas M1 di 2026
Valentino Rossi ke Atas M1 di 2026
Radar Nganjuk Sport – Hampir lima tahun meninggalkan MotoGP, Valentino Rossi akhirnya kembali merasakan sensasi mengendarai Yamaha YZR-M1 di Goodwood Festival of Speed 2026. Momen itu memunculkan kembali perasaan yang selama ini jarang ia ungkapkan secara terbuka.

Rossi mengakui bahwa dirinya masih merindukan balapan MotoGP.

Namun menariknya, kerinduan itu tidak membuat juara dunia sembilan kali tersebut ingin kembali ke grid.

Justru sebaliknya.

Rossi menegaskan bahwa ia tidak memiliki penyesalan sedikit pun setelah memutuskan pensiun pada akhir musim 2021.

Kerinduan yang Tidak Berarti Ingin Comeback

Bagi banyak pembalap, meninggalkan MotoGP sering kali menjadi keputusan yang sulit.

Tidak sedikit mantan pembalap yang mengaku kesulitan beradaptasi setelah karier mereka berakhir.

Namun Rossi memilih jalan berbeda.

Saat menghadiri acara "Moto d'Italia – Cultura oltre la pista" di Roma, ia mengaku masih merindukan atmosfer MotoGP, tetapi kehidupannya kini tetap dipenuhi dunia balap melalui kompetisi mobil GT yang dijalaninya.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa rasa rindu tidak selalu berarti ingin kembali.

Rossi masih mencintai MotoGP, tetapi ia menerima bahwa setiap pembalap memiliki waktunya sendiri.

Mengendarai Yamaha M1 Kembali Membangkitkan Kenangan

Kesempatan menggeber kembali Yamaha YZR-M1 di Goodwood Festival of Speed menjadi pengalaman emosional bagi Rossi.

Motor itu bukan sekadar kendaraan balap.

Yamaha YZR-M1 adalah bagian dari perjalanan yang membawanya meraih empat gelar juara dunia MotoGP bersama Yamaha dan menjadikannya salah satu ikon terbesar dalam sejarah olahraga tersebut.

Tak mengherankan jika suara mesin dan karakter motor itu kembali membangkitkan kenangan masa kejayaannya.

Namun Rossi memilih menikmati momen tersebut sebagai penghormatan terhadap perjalanan kariernya, bukan sebagai sinyal akan kembali berlomba.

Warisan Rossi Tidak Lagi Dibangun di Atas Motor

Meski tidak lagi membalap di MotoGP, pengaruh Rossi terhadap olahraga ini belum berakhir.

Melalui VR46 Riders Academy yang didirikannya pada 2013, ia membantu membina pembalap muda Italia agar mampu bersaing di level tertinggi.

Beberapa nama yang kini menjadi pembalap papan atas lahir dari program tersebut, termasuk Francesco Bagnaia. Rossi bahkan menyebut keberhasilan akademinya melampaui ekspektasi awalnya.

Peran ini menunjukkan bahwa warisan Rossi kini tidak lagi dibangun melalui kemenangan di lintasan, melainkan lewat generasi baru yang ia bantu berkembang.

Mengapa Rossi Tidak Menyesal Pensiun?

Ada alasan yang membuat Rossi tampak begitu damai dengan keputusannya.

Ia tidak benar-benar meninggalkan dunia balap.

Saat ini Rossi aktif berkompetisi di ajang balap mobil, sehingga adrenalin dan semangat kompetisinya tetap tersalurkan.

Baginya, yang berubah hanyalah kendaraan yang dikendarai.

Semangat untuk berlomba tetap sama.

Yamaha Masih Menjadikan Rossi Wajah Besarnya

Menariknya, meski telah pensiun, Yamaha tetap menghadirkan Rossi dalam berbagai agenda penting berskala internasional.

Hal ini menunjukkan bahwa nilai Rossi bagi Yamaha telah melampaui status sebagai mantan pembalap.

Ia adalah simbol yang menghubungkan sejarah kejayaan Yamaha dengan generasi penggemar MotoGP saat ini.

Di tengah pembangunan era baru, termasuk proyek motor bermesin V4 dan persiapan menuju regulasi baru, kehadiran Rossi masih menjadi aset pemasaran sekaligus emosional yang sulit digantikan.

Kesimpulan

Pengakuan Valentino Rossi bahwa dirinya masih merindukan MotoGP bukanlah pertanda akan kembali balapan.

Sebaliknya, hal itu memperlihatkan bagaimana seorang legenda tetap memiliki ikatan emosional dengan olahraga yang membesarkan namanya.

Kini, Rossi tidak lagi mengejar kemenangan di kelas utama.

Warisannya justru hidup melalui pembalap-pembalap muda yang ia bina, serta melalui pengaruh besarnya yang masih dirasakan Yamaha dan MotoGP.

Mungkin Rossi telah meninggalkan grid sejak 2021.

Namun bagi MotoGP, Valentino Rossi tampaknya tidak pernah benar-benar pergi.

Editor : Miko
Goodwood Festival of Speed Yamaha YZR-M1 VR46 Academy motogp valentino rossi