NGANJUK, radarnganjuk.jawapos.com- Ancaman kebakaran susulan masih mengancam Gunung Wilis. Karena musim kemarau masih akan berlangsung hingga bulan depan.
Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk terus mewanti-wanti kepada masyarakat di lereng Gunung Wilis untuk berhati-hati. Meski api sudah berhasil dipadamkan tetapi si jago merah bisa saja muncul dan mengamuk lagi.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk Sutomo mengatakan Gunung Wilis belum benar-benar lepas dari kebakaran.
“Banyak tanaman kering di Gunung Wilis yang mudah terbakar,” ujarnya.
Kondisi tersebut membuat Gunung Wilis mudah terbakar.
Bahkan kebakaran dapat terjadi tanpa adanya api pemantik dari manusia. Karena kebakaran bisa terjadi hanya dari gesekan dahan dan ranting pohon yang kering. Oleh karena itu Sutomo mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati.
Namun selain itu, hingga saat ini, petugas dari BPBD Nganjuk masih terus berjaga di lokasi bekas kebakaran. Tujuannya adalah untuk memastikan kebakaran tidak kembali muncul. Karena ditakutkan masih terdapat bara api yang bisa membuat kebakaran.
Selain itu Pemkab Nganjuk juga berencana untuk melakukan reboisasi. Tujuannya adalah untuk mengembalikan fungsi hutan sesaat sebelum terbakar. Karena diketahui, total luas lahan yang terbakar mencapai 17 hektare. “Pohon-pohon yang hilang bisa menciptakan bencana-bencana lain,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Nganjuk Iwan Setiawan mengatakan kebakaran di Gunung Wilis masih mungkin terjadi. Bahkan kebakaran juga bisa saja terjadi di beberapa hutan lain di Kabupaten Nganjuk.
Alasannya Kabupaten Nganjuk yang sedang memasuki musim kemarau ekstrem. Indikatornya adalah tidak adanya hujan dengan skala besar yang terjadi sejak 100 hari terakhir. “Hujan di Nganjuk hanya bersifat lokal. Cakupannya sangat sempit,” ujarnya.
Oleh karena itu, Iwan mengimbau kepada masyarakat untuk terus berhati-hati. Terlebih kepada masyarakat yang berada di daerah rawan kebakaran. Seperti di Gunung Wilis hingga hutan di daerah Kecamatan Ngluyu hingga Jatikalen. “Semoga hujan dapat segera turun di Nganjuk,” tambahnya.
Editor : rekian