BOSCU sedang mumet. Minggu lalu, dia benar-benar tidak punya uang. Padahal, di waktu yang sama, anaknya butuh biaya untuk daftar sekolah. Mau tak mau Boscu memilih jalan pintas yang sesat. Yaitu, mencuri.
Namun Boscu bukan seorang pencuri profesional. Sehari-hari dia bekerja sebagai tukang becak. Sedangkan pencurian minggu lalu itu disebut menjadi yang pertama kali. Dan, harapannya menjadi yang terakhir kali.
Karena tak mahir mencuri, Boscu mengajak seorang teman. Dia dijadikan penasihat dalam aksi pencurian yang rencananya akan dilakukan dengan matang. Namun Boscu sepertinya salah mencari rekan kerja. Karena ternyata orang yang dipilih Boscu itu juga tak terlalu mahir mencuri. Justru, strateginya menjadi penyebab Boscu tertangkap.
Semuanya itu bermula saat hari H pencurian. Boscu dan rekannya itu mencari barang yang bisa dicuri. Namun setelah beberapa jam mencari, Boscu dan temannya tak segera menemukan barang incaran.
Saking kepepetnya, Boscu lalu memutuskan untuk mencuri sepeda motor. Namun bukan sepeda motor bagus dan keluaran terbaru. Melainkan sepeda motor butut yang diproduksi tahun 1980-an. “Sudah kepepet. Jadi ada sepeda motor habis dibuat ke sawah,” ujarnya.
Boscu dan rekannya tidak bisa membobol kunci sepeda motor tersebut. Setelah berpikir panjang, keduanya berniat untuk menuntun sepeda motor hingga ke rumah. Namun sepertinya mustahil. Alhasil keduanya memutuskan untuk mengangkut sepeda motor itu menggunakan becak motor (bentor) milik Boscu.
Boscu lalu pulang. Mengambil bentor miliknya. Sejurus kemudian keduanya mengangkut sepeda motor itu ke atas becak. Menurut mereka, cara itu dipilih karena dianggap paling masuk akal. Namun ternyata, akibat diangkut dengan bentor, banyak warga sekitar yang melihat itu. “Mulanya warga tidak tahu kalau saya pencuri,” tambahnya.
Aksi pencurian itu baru diketahui keesokan harinya. Itu setelah si pemilik tidak menemukan sepeda motor yang biasa dibawa untuk ke sawah.
Dia lalu melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Berbekal dari keterangan warga sekitar, di hari yang sama, Boscu dan temannya langsung diringkus.
Mereka diamankan bersama barang bukti yang ternyata belum terjual. Karena memang sepeda motor itu sudah ketinggalan zaman. Tidak ada yang mau beli sepeda curian tersebut. Biyuh-Biyuh. (wib/tyo)
Editor : Miko