BOSCU ini benar-benar teman yang keterlaluan. Bukan tanpa sebab, dirinya nekat menggadaikan sepeda motor temannya sendiri.
Bahkan agar aksinya tak diketahui, Boscu beralibi jika sepeda motor tersebut sedang disita oleh polisi.
Kejadian itu terjadi beberapa minggu lalu. Saat itu, Boscu sedang tidak punya uang. Karena sudah lama menganggur, Boscu lalu mencari jalan pintas. Yaitu, dengan menggadaikan sepeda motor temannya.
Awalnya, Boscu mencari teman yang mau meminjamkan sepeda motornya. Dalihnya adalah sepeda motor itu akan dibuat untuk mencari kerja selama seminggu di luar kota. Beruntung, ada salah satu teman yang benar-benar polos. Dia mau meminjamkan sepeda motor miliknya kepada Boscu.
Dalam hitungan jam saja sepeda motor itu sudah digadaikan oleh Boscu. Proses gadai dilakukan di Facebook. Namun karena Boscu sudah benar-benar tidak punya uang, sepeda motor itu digadai dengan nilai rendah. Yaitu hanya Rp 1 juta. “Saya benar-benar kepepet. Sudah tidak lagi megang uang,” ujarnya.
Setelah sekitar tiga minggu, si pemilik menanyakan keadaan sepeda motor miliknya. Apesnya, selama tiga minggu itu, Boscu belum bisa menebus sepeda motor yang digadaikannya itu.
Tentu Boscu tidak langsung mengaku. Dirinya mencari alibi lain. Dia mengaku sepeda motor yang dipinjamnya itu sedang disita oleh polisi. Ceritanya, saat mencari kerja, Boscu ditilang. Karena tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM), sepeda motor itu lalu disita oleh polisi.
Teman Boscu kembali percaya. Dirinya memberi tenggat waktu kepada Boscu untuk mengurusi masalah itu dalam waktu satu minggu. Namun ternyata selama satu minggu ke depan, Boscu belum bisa mengembalikan sepeda motor milik temannya.
Selang seminggu, teman Boscu kembali menanyakan kondisi sepeda motor. Namun sepeda motor masih belum bisa diserahkan oleh Boscu. Karena sudah jengkel, teman Boscu itu lalu mendatangi kantor polisi yang dimaksud oleh Boscu.
Namun ternyata hasilnya nihil. Tidak ada sepeda motor milik pria tersebut. Hal itu yang lalu membuat kedok Boscu ketahuan. Singkat cerita Boscu mengakui perbuatannya. Dia mengaku jika telah menggadaikan sepeda motor milik temannya itu.
Bukan permintaan maaf yang diterima oleh Boscu. Melainkan ajakan untuk benar-benar ke kantor polisi. Bukan untuk mencari sepeda motor, melainkan untuk menjebloskan Boscu ke jeruji besi. Akibatnya, saat ini Boscu harus mendekam di balik jeruji besi. (wib/tyo)
Editor : Karen Wibi