Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Nekat Hajar PIL, Boscu Mendekam dalam Sel

Karen Wibi • Sabtu, 29 November 2025 | 17:12 WIB

biyuh-biyuh
biyuh-biyuh

CINTA Boscu kepada Mbak Sri sudah tidak perlu diragukan lagi. Buktinya? Apa yang menjadi keinginan Mbak Sri pasti dituruti oleh Boscu. Ingin handphone? Boleh. Ingin jalan-jalan? Boleh. Ingin uang? Tentunya pasti boleh.

Namun apa yang dilakukan oleh Boscu tidak berbalas cinta. Sebaliknya, Mbak Sri tega membohongi Boscu. Dia selingkuh dengan pria idaman lain (PIL). Hingga akhirnya keduanya ketahuan oleh Boscu.

Kejadian itu terjadi pertengahan tahun lalu. Boscu dan Mbak Sri sudah berpacaran dengan waktu yang lama. Yaitu enam tahun! Semuanya sudah dilalui oleh Boscu dan Mbak Sri bersama.

Hingga keduanya ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih serius. Yaitu menikah. Semuanya sudah disiapkan. Kecuali satu hal, yaitu modal untuk pernikahan.

Boscu tentu ingin mengusahakan hal itu. Caranya? Boscu bekerja ke luar kota. Meski rumahnya di Kecamatan Tanjunganom, Boscu tetap rela bekerja di Kabupaten Jombang. “Saya rela kerja ke luar kota untuk menabung biaya pernikahan,” ujar Boscu.

Hari demi hari dilalui Boscu dengan berat. Dia harus menjalani long distance relationship (LDR) dengan Mbak Sri. Keduanya hanya bertemu beberapa kali dalam satu bulan.

Ternyata kesempatan itu dimanfaatkan oleh Mbak Sri. Bukan dengan menunggu Boscu. Melainkan dengan mencari pria lain. Ya, Mbak Sri tega mencari pria idaman lain.

Hubungan Mbak Sri dengan PIL itu ditutup dengan rapat. Namun sepintar-pintarnya bangkai ditutupi, baunya tetap tercium juga. Boscu mengetahui hubungan Mbak Sri dengan PIL.

Semuanya bermula ketika selingkuhan Mbak Sri mengupload foto berdua bersama Mbak Sri. Kejadian itu diketahui oleh salah satu teman Boscu. Dengan sigap teman Boscu langsung memberitahu Boscu.

Boscu benar-benar geram. Dia mulai melacak siapa pria tersebut. Tak butuh waktu lama hingga Boscu mengetahui identitas dan alamat pria tersebut. Pria itu tinggal di satu kecamatan dengan Boscu. “Saya berniat kasih pelajaran ke orang itu,” tambahnya.

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Boscu rela bolos kerja hanya untuk memergoki keduanya. Setelah berjam-jam menunggu, Boscu berhasil memergoki keduanya.

Tak perlu basa-basi, Boscu langsung membuntuti keduanya. Hingga di tengah- perjalanan, Boscu menghentikan keduanya. Tanpa basa-basi, Boscu mengajak berduel pria tersebut. Belum sampai menjawab, Boscu langsung menghantam pria tersebut dengan palu. Tepat di wajah hingga keluar darah. Setelah itu Boscu langsung melarikan diri.

Pria tersebut tentu tidak terima. Dia langsung melapor ke polisi. Toh, menurut si pria, Mbak Sri sedang tidak menjalin hubungan dengan siapa-siapa. Sehingga, pria tersebut berani mendekati Mbak Sri. Singkat cerita, setelah dilaporkan, Boscu ditangkap oleh polisi karena penganiayaan. Boscu harus meringkuk di penjara. Keinginan duduk di pelaminan bersama Mbak Sri kandas. Biyuh-Biyuh. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#kejadian #unik #nganjuk