Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Boscu Masuk Bui karena Tukar Motor

Karen Wibi • Senin, 22 Desember 2025 | 00:38 WIB

biyuh-biyuh
biyuh-biyuh

ADA-ada saja aksi Boscu asal Kecamatan Tanjunganom. Hanya karena ingin sepeda motor yang lebih bagus, Boscu nekat menukar sepeda motor bututnya. Tentu tindakan Boscu membawa petaka. Karena akhirnya pengangguran tersebut harus berurusan dengan pihak kepolisian.

Kejadian unik itu terjadi beberapa bulan lalu. Boscu adalah seorang pengangguran. Dia pusing mengendarai sepeda motor yang dibelinya sejak tahun 2009. Bukan hanya karena mesin yang sering mogok. Melainkan juga karena bentuknya yang dianggap sudah tidak keren. “Sepeda motor saya sudah jelek. Sudah banyak bagian yang rusak,” ujarnya.

Namun di lain sisi, Boscu masih sayang dengan sepeda motor miliknya. Alih-alih menjual sepeda motor kesayangannya itu, Boscu malah berniat untuk mencari gantinya. Bukan dengan cara yang halal tentunya. Melainkan dengan cara mencuri.

Bak gayung bersambut, Boscu menemukan sepeda motor yang sama persis dengan miliknya. Dengan tipe dan keluaran tahun yang sama. Namun spesialnya, sepeda motor yang ditemukan Boscu itu masih sangat bagus. Masih sangat kinclong.

Boscu tentu langsung kesengsem. Namun namanya sudah punya niat jahat, Boscu tidak berniat untuk membeli sepeda motor yang ditemukannya di jalan itu. Melainkan Boscu ingin mencurinya. Iya, Boscu ingin mencuri sepeda motor itu.

Uniknya Boscu tidak memiliki pengalaman sebagai pencuri. Aksi yang dilakukannya beberapa bulan lalu itu baru kali pertama. Pencurian yang dilakukan oleh Boscu juga sangat unik. Boscu mencoba kunci sepeda motor miliknya dengan sepeda motor yang ingin dicuri. Tak disangka kuncinya pas. Sepeda motor incarannya itu dapat menyala. “Saya langsung gas untuk kabur,” tambahnya.

Tentu, aksi Boscu ketahuan dengan cepat. Bagaimana tidak, sepeda motor butut miliknya masih tertinggal di lokasi kejadian. Si pemilik yang merasa sepeda motornya dicuri langsun melapor ke polisi.

Boscu ditangkap dalam waktu cepat. Hanya dalam hitungan hari. Polisi berhasil melacak Boscu dari nomor polisi (nopol) sepeda motor bututnya. Dia berhasil ditangkap di sekitar rumahnya.

Saat ditangkap, Boscu langsung memelas. Dirinya menceritakan awal mula bagaimana dirinya nekat mencuri. Namun nasi sudah menjadi bubur. Boscu ditetapkan sebagai tersangka. Kini dirinya harus mempertanggungjawabkan perbutannya. “Sepeda motornya tidak saya jual. Benar-benar untuk kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya. (wib/tyo)

Editor : Karen Wibi
#kejadian lucu #nganjuk