NGANJUK. JP Radar Nganjuk- Di Kecamatan Nganjuk ada kelurahan yang memiliki nama unik. Yaitu, Kelurahan Cangkringan, Kecamatan Nganjuk. Nama Cangkringan ini berhubungan dengan penyakit cangkrangen.
"Dulu di sini banyak pohon cangkring," ujar Lurah Cangkringan Didik Indra Kurniawan.
Saat itu, Kelurahan Cangkringan dihuni prajurit dari Kerajaan Mataram yang hijrah ke Nganjuk. Namun sekarang lambat laun pohon cangkring sudah tidak ada. Pohon cangkring bentuknya seperti pohon pada umumnya, namun memiliki bunga berwarna merah. Daunnya menurut Didik punya banyak khasiat. Terutama, untuk pengobatan penyakit kulit.
“Kalau orang zaman dahulu tidak ada obat kimia. Jadi, obatnya ya dari bahan alami atau tradisional, seperti daun cangkring untuk obat cangkrangen,” tuturnya.
Adanya pohon cangkring itu akhirnya menjadi nama Kelurahan Cangkringan. Itu gabungan dari pohon cangkring untuk obat cangkrangen. Sehingga dinamakan Desa Cangkringan.
Untuk cara mengobati cangkrangen, yaitu dengan cara merebus daun cangkring. Kemudian, air rebusannya digunakan untuk mandi. Sehingga, cara penggunaannya bukan dengan cara diminum.
Dengan perkembangan zaman, warga Kelurahan Cangkringan yang sakit cangkrangen sudah tidak menggunakan air rebusan daun cangkring. Karena pohonnya sudah tidak ada di sana.
“Sekarang kalau cangkrangen ya berobat ke dokter atau puskesmas," ujarnya. (ica/tyo)
Editor : Redaksi Radar Nganjuk