Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Ekonomi & Bisnis Lifestyle Seni & Budaya Opini Khazanah

Mengenal Nama Dusun dan Desa Unik di Kota Angin (87) Tanjungtani karena Tempat Berkumpulnya Petani Nganjuk dan Kediri

Novanda Nirwana • Selasa, 11 Februari 2025 | 17:33 WIB
Photo
Photo

Keunikan nama dusun atau desa di Kota Angin ada yang berasal dari mata pencaharian warganya. Desa tersebut adalah Desa Tanjungtani di Kecamatan Prambon.

Nama Tanjungtani diambil dari nama tempat berkumpulnya orang-orang tani di sana.

Tanjung sendiri diambil dari kata semenanjung yang artinya tempat berkumpul. Sedangkan tani adalah mata pencaharian warga di sana. Kepala Desa Tanjungtani Sujiyanto mengatakan, nama Tanjungtani berasal dari pemberian Mbah Deling atau Mbah Nyai Plencing.

Menurut cerita, dulu Tanjungtani memiliki sumur besar yang dimanfaatkan oleh sebagian besar warga.

“Dulu di sini ada sumber besar yang memanfaatkan warga dari Pace, Warujayeng, dan Kediri,” ungkapnya.

Saat itu mata pencaharian sebagian besar warga Tanjungtani yakni sebagai petani. Sehingga, dengan adanya sumber tersebut banyak warga yang memanfaatkannya.

Mulai dari mandi, memasak, hingga kebutuhan lainnya.

“Sebenarnya sumurnya tidak telalu besar tapi berhubung manfaatnya untuk masyarakat luas jadi dinamakan sumur gede,” ujarnya.

Meski saat ini sumurnya sudah rata dengan tanah, namun bekas sumur tersebut sekarang dijadikan petilasan. Setiap bersih desa selalu diadakan selamatan di sekitar petilasan tersebut.

“Dulu sempat mau dibongkar, tapi sekarang sudah saya perbaiki. Saya bangun musala juga di sana,” ujar pria berusia 58 tahun itu.

Lebih lanjut, Sujiyanto mengungkapkan, meski saat ini sumurnya sudah tidak bisa digunakan, dia berharap di sekitar petilasan tersebut masih bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar. “Siapa tahu nantinya di sini jadi sumber ilmu, kan sudah ada musala,” tandasnya. (nov/tyo)

 

 

 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#kediri #unik #nganjuk #indonesia #desa #jawa timur #KOTA ANGIN #prambon #budaya