Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Rahasia Di Balik Tradisi Baju Baru Saat Lebaran yang Wajib Kamu Tahu!

Redaksi Radar Nganjuk • Senin, 31 Maret 2025 | 15:00 WIB
Rahasia Di Balik Tradisi Baju Baru Saat Lebaran yang Wajib Kamu Tahu!
Rahasia Di Balik Tradisi Baju Baru Saat Lebaran yang Wajib Kamu Tahu!

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Lebaran atau Idul Fitri merupakan salah satu perayaan besar bagi umat Muslim di seluruh dunia. Salah satu tradisi di Indonesia yang tidak bisa dipisahkan dari perayaan ini adalah mengenakan pakaian serba baru.

Tradisi mengenakan pakaian baru saat Lebaran berawal pada masa Kesultanan Banten sekitar tahun 1569.

Pada masa itu, hanya kalangan kerajaan yang mampu membeli pakaian baru untuk perayaan Idul Fitri, sementara masyarakat yang bukan dari kalangan kerajaan biasanya menjahit pakaian mereka sendiri.

Namun seiring berjalannya waktu, tradisi ini berkembang dan menyebar di seluruh Indonesia, menjadikan kebiasaan ini diterima oleh semua lapisan masyarakat menjelang Lebaran.

Mengenakan pakaian baru saat Lebaran memiliki beberapa makna yaitu sebagai simbol kesucian dan pembaruan diri setelah menjalani ibadah puasa dengan penuh ketekunan dan kesabaran.

Selain sebagai simbol kesucian, mengenakan pakaian baru juga menjadi bentuk ungkapan syukur kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan, serta sebagai tanda kebahagiaan karena telah berhasil menjalani ibadah puasa.

Meskipun demikian, dalam ajaran Islam, sebenarnya mengenakan pakaian baru saat Lebaran bukanlah kewajiban.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Al-Hasan bin Ali RA, menganjurkan umatnya untuk mengenakan pakaian terbaik pada hari raya, namun tidak ada ketentuan bahwa pakaian tersebut harus baru.

Hal ini menunjukkan bahwa niat dan kesucian hati lebih penting daripada sekadar aspek penampilan.

Meskipun tidak ada kewajiban agama yang mengharuskan mengenakan baju baru saat Lebaran, tradisi ini tetap berkembang menjadi bagian dari budaya Indonesia yang sangat melekat.

Penulis: Effa Desiana Hidayah

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#lebaran #muslim #tradisi #idul fitri #budaya