NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop UM) Kabupaten Nganjuk mendorong pelaku UM berinovasi. Tujuannya agar produk UM asli Kota Angin semakin dikenal dan berkembang.
Sebagai bentuk dukungan, Dinkop UM Kabupaten Nganjuk menggelar kegiatan bertajuk peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha mikro. Kegiatan yang digelar awal bulan Desember lalu itu berkesempatan mengunjungi pelaku UM di Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Serta turut berkunjung di UM Kabupaten Magetan.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan peserta. Mereka adalah para SDM pelaku UM makanan dan minuman di Kota Angin. Adapun lokasi yang dipilih adalah UM penghasil produk aneka rasa durian dan berbagai macam makanan ringan.
Berangkat sekira pukul 06.00, rombongan dipimpin oleh Kepala Dinkop UM Kabupaten Nganjuk Cuk Widiyanto yang diwakili Kabid Usaha Mikro, Anik Setyowati. Rombongan lantas menuju kedua lokasi tersebut dengan tujuan menyerap berbagai ilmu di sana.
Menurut Cuk Widiyanto, keberadaan produk UM asli Nganjuk sejatinya sudah sangat banyak. Bahkan kualitasnya tidak kalah dengan produk daerah lain. Namun, berbagai aspek harus selalu dilakukan inovasi.
Misalnya dari segi kemasan, pilihan rasa, bahkan tata cara pemesanan. Sehingga konsumen tidak merasa bosan. Serta selalu disuguhkan dengan berbagai pilihan untuk menarik perhatian.
“Produk-produk Nganjuk bisa menjadi oleh-oleh. Tujuan kami pada kegiatan ini adalah melihat langsung berbagai produk dari daerah lain ini bisa selalu menjadi pilihan konsumen,” ujarnya.
Menurut Cuk, inovasi yang dilakukan pelaku UM yang dikunjungi sangat baik. Misalnya, daerah di sana adalah penghasil durian. Buah durian tidak lantas dijual begitu saja. Namun diolah dengan menajdi berbagai varian. Sehingga menambah nilai ekonomis.
“Hal-hal seperti ini yang perlu kita tiru. Tahun ini kami juga menggelar pelatihan kepada masyarakat untuk membuat aneka produk makanan dan minuman. Ini sebagai upaya kami memajukan UM di Nganjuk,” tandasnya. (ik3/adv)
Editor : Redaksi Radar Nganjuk