NGANJUK, JP Radar Nganjuk– Jumlah penumpang kereta api (KA) di Nganjuk mengalami peningkatan selama libur panjang ini. Jumlah penumpang di Stasiun Nganjuk dan Stasiun Kertosono mengalami kenaikan rata-rata hingga 122 persen dibandingkan dengan hari biasa.
Daerah operasional (Daop) 7 Madiun mencatat kenaikan terjadi mulai kemarin (8/2) saat libur Isra Miraj hingga libur Imlek sampai Minggu (11/2). “Mayoritas penumpang berangkat ke kota besar seperti Jogjakarta, Jakarta, Bandung, dan Semarang. Daerah lainnya ke Jember,” ujar Manager Humas Daop 7 Madiun Kuswardojo.
Kuswardoyo mengatakan, kereta api yang jumlah penumpangnya paling tinggi dari Stasiun Nganjuk dan Stasiun Kertosono adalah KA Kahuripan.
Dia menyebutkan jika kenaikannya bisa mencapai 180 persen. Adapun KA lainnya masih di atas 100 persen adalah KA Singasari 120 persen dan KA Brantas 116 persen.
“KA Bangunkarta kenaikannya hanya 60 persen saja,” imbuh Kuswardojo.
Kenaikan jumlah penumpang itu mulai tampak dua hari sebelum libur panjang. Pada saat normal, penumpang KA selama dua hari rata-rata ada 150-260 penumpang yang naik di Stasiun Nganjuk dan Stasiun Kertosono. Sedangkan pada saat dua hari menjelang liburan, penumpang yang naik dari Stasiun Kertosono mencapai 498 orang. Sedangkan di Stasiun Nganjuk ada 360 orang penumpang.
Apabila dibuat rata-rata maka kenaikan penumpang di dua stasiun Nganjuk mencapai 122 persen. Kenaikan itu disebabkan karena banyak yang memanfaatkan libur panjang. Seperti yang diungkapkan Fairuz Rafidah, 27, asal Bogor, momen liburan panjang dimanfaatkan untuk pulang ke rumah orang tuanya. “Sudah lama tidak pulang. Mumpung ada libur panjang,” ungkapnya.
Perempuan yang kerap disapa Fidah itu berangkat menggunakan KA Bangunkarta dari Stasiun Nganjuk menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta. Berbeda dengan Fidah berangkat, Dimas Pradipta, 27, baru turun di Stasiun Kertosono, kemarin.
Warga Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri itu mengatakan, libur panjang kali ini dimaksimalkan hingga cuti pemilihan umum (Pemilu). “Yang jelas bisa istirahat ditambah ada cuti pemilu juga, jadi memang lebih nyaman menggunakan kereta karena tidak akan terjebak macet kalau libur panjang,” ujarnya.
Dia memilih menggunakan transportasi KA karena tidak ingin ribet di perjalanan. Meski bisa menggunakan mobil lewat tol, Dimas mengaku lebih nyaman naik kereta api jika perjalanan mudik libur panjang.
Untuk mendapatkan berita-berita terkini Jawa Pos Radar Kediri, silakan bergabung di Grup Telegram "Radar Kediri". Caranya klik link join telegramradarkediri. Sebelumnya, pastikan Anda sudah menginstal aplikasi Telegram di ponsel.
Editor : Redaksi Radar Nganjuk