Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Ponpes Al Ubaidah Gelar Santunan dan Buka Puasa Bersama

Syahrul Andry Wahyudi • Jumat, 28 Maret 2025 | 13:49 WIB
Photo
Photo

JP Radar Nganjuk - Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah Kertosono menggelar santunan anak yatim, dhuafa, dan buka puasa bersama bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Nganjuk kemarin. Tujuannya adalah untuk menyemarakkan Bulan Suci Ramadan.

Ponpes di bawah naungan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) itu rutin menggelar kegiatan tersebut di Bulan Suci Ramadan. Pelaksanannya berlangsung di Ponpes Al Ubaidah, Desa Pelem, Kertosono.

Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Habib Ubaidillah Al Hasany mengatakan, santunan menjadi bukti cinta dan kepedulian kepada sesama. Selain itu, juga menjadi komitmen serta tanggung jawab bersama dalam bermasyarakat.

Habib Ubaidillah menyebut, kegiatan tersebut rutin berlangsung dari tahun ke tahun. Adapun yang mengawali kegiatan tersebut adalah pendiri pondok, yaitu Alm. KH Nur Hasan Al Ubaidah.

“Kita nguri-nguri apa yang dicontohkan sesepuh pendiri pondok. Karena ini adalah tanggung jawab. Semoga menjadi amal saleh kita,” ujar Habib Ubaidillah.

Untuk diketahui, kegiatan tersebut dihadiri Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro. Serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan Kecamatan Kertosono.
Turut hadir pula Ketua DPW LDII Jawa Timur KH Moh Amrodji Konawi dan Ketua DPD LDII Nganjuk H Murkani.

Dalam sambutannya Bupati Marhaen mengapresiasi kegiatan santunan tersebut. Karena sebagai bentuk kepedulian kepada sesama.
“Mewakili pemerintah daerah, kami sampaikan terima kasih. Ini cerminan gotong royong dan kepedulian kita kepada saudara-saudara yang kurang beruntung,” ujarnya.

Pada Ramadan 1446 Hijriyah tahun ini, santunan diberikan kepada kepada 300 orang dhuafa. Kemudian, 50 anak yatim.

Usai sambutan, Habib Ubaidillah, Bupati Marhaen, dan Wabup Trihandy menyerahkan santunan secara simbolis. Keesokan hari paket tersebut diberikan kepada masing-masing penerima di tempat yang sama dan buka puasa bersama.


Pantauan Jawa Pos Radar Nganjuk, acara buka bersama berlangsung gayeng. Usai berbuka, acara dilanjutkan Salat Maghrih berjamaah. Suasana semakin cair saat makan bersama. Karena turut diikuti berbagai unsur organisasi masyarakat yang lain. Termasuk Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). 

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira