Pengguna Baru Softlens? Ini Beberapa Hal yang Perlu Diketahui!
Internship Radar Kediri• Kamis, 11 September 2025 | 18:42 WIB
Pemakaian Softlens
JP RADAR NGANJUK-Menggunakan softlens memang praktis dan bisa membuat penampilan mata lebih menarik. Namun, bagi pemula, ada beberapa hal penting yang perlu diketahui agar penggunaan aman dan nyaman. Menurut Hello Sehat (2023), penggunaan softlens yang tidak tepat bisa menyebabkan iritasi, infeksi, hingga gangguan penglihatan.
Selain itu, menurut National Eye Center (NEC, 2025), penggunaan softlens yang langsung dipakai tanpa direndam dapat meningkatkan risiko iritasi, kekeringan, atau bahkan infeksi pada mata. Karena itu, penting untuk memahami cara merawat softlens baru dengan benar.
1. Tips Memilih Softlens yang Bagus
Pemilihan softlens tidak boleh sembarangan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:
Jenis lensa: Ada lensa harian, mingguan, atau bulanan. Pemula disarankan menggunakan softlens harian karena lebih higienis, mudah dipakai, dan mengurangi risiko infeksi. Lensa harian juga lebih nyaman untuk dicoba bagi yang baru pertama kali memakai softlens.
Bahan lensa: Pilih lensa yang memiliki oksigen permeability tinggi agar mata tetap sehat dan tidak cepat kering. Lensa dengan permeabilitas rendah dapat mengurangi pasokan oksigen ke kornea, yang lama-lama menyebabkan mata merah dan iritasi.
Ukuran dan kurva lensa: Pastikan softlens sesuai dengan bentuk mata Anda. Lensa yang terlalu besar atau kecil akan terasa tidak nyaman, mudah lepas, atau menekan kornea.
Reputasi merk: Gunakan produk dari produsen resmi dan terpercaya untuk memastikan keamanan dan kualitas bahan. Produk abal-abal atau murah cenderung lebih berisiko mengiritasi mata.
Softlens baru biasanya disimpan dalam larutan khusus yang mengandung pengawet. Pengawet ini berguna menjaga kebersihan dan keawetan lensa selama penyimpanan, namun bisa menyebabkan iritasi jika langsung bersentuhan dengan mata. Dengan merendam softlens terlebih dahulu, pengawet ini akan dinetralkan, dan lensa akan lebih lembap, nyaman, serta aman dipakai.
Untuk jenis softlens harian (daily disposable), lensa biasanya sudah steril dan siap pakai langsung. Namun, untuk lensa bulanan atau mingguan, perendaman sangat dianjurkan agar lensa siap dipakai dan mata tetap sehat. Menurut NEC (2025), langkah ini penting untuk meminimalkan risiko mata kering, gatal, atau iritasi.
Durasi perendaman yang disarankan umumnya 4–6 jam atau semalaman, tergantung jenis softlens dan cairan perendam. Selalu ikuti petunjuk produsen untuk hasil terbaik.
Softlens memiliki masa pakai yang berbeda-beda. Lensa harian hanya boleh dipakai satu kali, sementara lensa bulanan memiliki kadaluwarsa yang bervariasi, biasanya berkisar 1 hingga 6 bulan. Jika membeli di optik, klinik, atau tempat lain sebaiknya bertanya tentang kapan tenggat waktu kadaluwarsa. Selain itu, bisa juga memeriksa juga tanggal kadaluarsa pada kemasan. Menggunakan lensa kedaluwarsa meningkatkan risiko infeksi dan komplikasi mata serius.
4. Kebersihan Adalah Kunci
Merawat softlens tidak berhenti pada pemilihan yang tepat dan perendaman saja. Berikut beberapa langkah perawatan yang perlu diperhatikan:
Cuci tangan sebelum memegang softlens: Selalu gunakan sabun dan air bersih sebelum menyentuh lensa. Hal ini mencegah bakteri atau kotoran berpindah ke mata.
Ganti cairan perendaman setiap hari: Meskipun softlens tidak dipakai, cairan lama harus diganti setiap hari. Cairan baru menjaga lensa tetap steril dan mencegah pertumbuhan bakteri atau jamur.
Bersihkan wadah penyimpanan secara berkala: Wadah lensa harus dicuci dengan air panas, dikeringkan, dan diganti minimal setiap 3 bulan agar tetap higienis.
Jangan tidur dengan softlens: Tidur menggunakan lensa mengurangi pasokan oksigen ke kornea dan meningkatkan risiko infeksi serta iritasi.
Gunakan cairan pembersih khusus: Hindari air keran atau air mineral untuk membersihkan lensa karena berisiko mengandung mikroorganisme berbahaya.
5. Jangan Pakai Softlens Terlalu Lama
Mata butuh waktu untuk beristirahat. Jangan pakai softlens lebih dari 8–10 jam sehari untuk lensa harian, dan jangan melebihi batas yang disarankan untuk lensa bulanan. Pemakaian berlebihan dapat menyebabkan mata kering, merah, perih, dan menurunkan kenyamanan saat melihat.
Jika gejala tidak membaik, konsultasikan ke dokter mata. Jangan pakai lensa kembali sebelum mata pulih sepenuhnya.
Menggunakan softlens bisa aman dan nyaman jika memperhatikan kualitas lensa, kebersihan, perendaman, dan durasi pemakaian. Bagi pemula, selalu pilih softlens harian berkualitas, direndam sesuai aturan, ganti cairan setiap hari, bersihkan wadah secara berkala, jangan tidur dengan lensa, dan jangan abaikan tanggal kadaluarsa. Dengan langkah-langkah ini, pengalaman memakai softlens akan lebih menyenangkan dan mata tetap sehat.