Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Budidaya Sereh ( Serai ), Wangi, Gampang, dan Cuan!

Miko • Sabtu, 12 April 2025 | 06:44 WIB
Photo
Photo

JP Radar Nganjuk - Kalau kamu lagi cari tanaman yang gampang dirawat, tahan banting, tapi tetap punya nilai jual tinggi—sereh (atau serai) bisa jadi jawabannya. Tanaman ini bukan cuma bikin dapur wangi, tapi juga bisa jadi sumber cuan kalau dibudidayakan dengan serius.

Pertama, sereh itu tahan hama. Jarang banget rewel. Kedua, bisa dipanen berkali-kali tanpa harus tanam ulang. Dan ketiga, permintaan pasarnya stabil—entah itu untuk bumbu dapur, teh herbal, sampai minyak atsiri.

Langkah-Langkah Budidaya Sereh

1. Siapkan Lahannya

Tanaman sereh suka panas. Jadi pastikan lokasi tanamnya terbuka dan kena sinar matahari langsung. Gemburkan tanah dan tambahkan pupuk kandang biar makin subur.

2. Pilih Bibit yang Sehat

Ambil anakan sereh dari tanaman induk yang subur. Potong daunnya, sisakan batang sekitar 30 cm. Ini biar akarnya cepat tumbuh.

3. Tanam dengan Jarak yang Pas

Buat lubang tanam sedalam 10–15 cm, dan tanam dengan jarak 60 cm antar tanaman. Jangan terlalu rapat biar tumbuhnya maksimal.

4. Rawat dengan Cinta

 

 

 

5. Panen dan Nikmati Hasilnya

Sereh bisa dipanen pertama kali setelah 4–6 bulan, lalu tiap 2–3 bulan setelahnya. Kamu bisa jual batang segarnya, atau kalau mau lebih bernilai tambah—olah jadi minyak atsiri.

Sereh bukan cuma bikin masakan makin sedap, tapi juga bisa jadi peluang usaha yang menjanjikan. Cocok banget buat kamu yang pengen mulai bercocok tanam tanpa ribet.

Editor : Miko
#budidaya #serai #Tumbuhan #bumbu masakan #sereh #rempah rempah