Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Sering Dikira Jerawat, Kenali Rosacea dan Cara Efektif Mengatasinya

Elna Malika • Minggu, 27 April 2025 | 18:37 WIB
Sering Dikira Jerawat, Kenali Rosacea dan Cara Efektif Mengatasinya
Sering Dikira Jerawat, Kenali Rosacea dan Cara Efektif Mengatasinya

JP Radar Nganjuk - Banyak orang mengira kemerahan atau benjolan kecil di wajah adalah jerawat, padahal bisa jadi itu adalah rosacea, kondisi kulit kronis yang sering disalahpahami.

Rosacea dapat memengaruhi rasa percaya diri jika tidak ditangani dengan tepat. Artikel ini akan menjelaskan apa itu rosacea, gejalanya, dan langkah-langkah efektif untuk mengelolanya.

Rosacea adalah gangguan kulit yang ditandai dengan kemerahan pada wajah, terutama di pipi, hidung, dagu, atau dahi.

Selain kemerahan, gejala lain termasuk benjolan kecil mirip jerawat, pembuluh darah kecil yang terlihat, serta sensasi panas atau perih.

Berbeda dengan jerawat, rosacea tidak disebabkan oleh pori-pori tersumbat, melainkan faktor seperti genetika, gangguan pembuluh darah, atau respons imun.

Kondisi ini lebih sering dialami oleh orang berkulit terang dan berusia 30–50 tahun, meski bisa muncul di usia lebih muda.

Meski penyebab pasti rosacea belum sepenuhnya diketahui, beberapa faktor pemicu dapat memperburuk gejalanya, seperti:  

  1. Paparan sinar matahari berlebih.  
  2. Makanan pedas, alkohol, atau minuman panas.  
  3. Stres dan perubahan emosi.  
  4. Produk perawatan kulit yang mengandung alkohol atau bahan iritatif.  
  5. Cuaca ekstrem, seperti panas atau angin kencang.

Cara Tepat Mengatasi Rosacea  

Langkah pertama adalah mendapatkan diagnosis akurat dari dokter kulit. Mereka mungkin meresepkan krim atau gel seperti metronidazole atau azelaic acid untuk mengurangi kemerahan dan peradangan. Dalam kasus berat, obat oral atau terapi laser bisa direkomendasikan.

Pilih pembersih wajah dan pelembap bebas pewangi serta non-komedogenik. Hindari produk dengan alkohol, asam salisilat, atau eksfoliator kasar yang dapat memicu iritasi. Tabir surya berbahan mineral (mengandung zinc oxide atau titanium dioxide) juga wajib digunakan setiap hari untuk melindungi kulit dari sinar UV.

Catat aktivitas atau makanan yang memperburuk gejala rosacea, lalu hindari sebisa mungkin. Misalnya, kurangi konsumsi makanan pedas, gunakan pelindung wajah saat cuaca ekstrem, dan kelola stres dengan meditasi atau olahraga ringan.

Konsumsi makanan kaya antioksidan, seperti buah dan sayur, untuk mendukung kesehatan kulit. Pastikan tubuh terhidrasi dengan cukup minum air. Tidur yang cukup dan rutinitas olahraga ringan juga dapat membantu menjaga keseimbangan kulit.

Untuk rosacea yang parah, perawatan seperti terapi laser atau IPL (Intense Pulsed Light) dapat membantu mengurangi kemerahan dan pembuluh darah yang terlihat. Konsultasikan dengan dokter untuk menentukan opsi terbaik sesuai kondisi kulitmu.

Baca Juga: Breakout vs Purging: Kenali Bedanya agar Tak Salah Tangani Masalah Kulit

Rosacea bukan sekadar jerawat, melainkan kondisi kulit yang memerlukan penanganan khusus. Dengan memahami gejala, menghindari pemicu, dan menggunakan perawatan yang tepat, kamu bisa mengelola rosacea secara efektif.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan kulitmu. Kulit sehat akan meningkatkan rasa percaya diri. 

Editor : Elna Malika
#stress #rosacea #perawatan kulit #ipl #radar nganjuk #jerawat #Paparan Matahari #wajah #kemerahan #benjolan kecil