JP Radar Nganjuk - Demam pada anak seringkali membuat orang tua panik. Ketika suhu tubuh anak naik, sering kali disertai dengan rewel dan tidur yang terganggu.
Namun, dalam banyak kasus, demam bisa diatasi dengan pemberian obat penurun panas yang tepat tanpa perlu buru-buru ke rumah sakit.
Ada dua jenis obat yang paling sering digunakan dan aman untuk anak, yaitu paracetamol dan ibuprofen.
Kedua obat ini bisa didapatkan di apotek tanpa resep dokter, selama dosis yang diberikan sesuai dengan usia dan berat badan anak.
Paracetamol: Pilihan Utama yang Aman
Paracetamol adalah obat penurun panas yang paling umum digunakan. Beberapa merek yang sering ditemukan di pasaran antara lain Sanmol, Tempra, dan Panadol Anak.
Paracetamol bisa diberikan pada bayi yang berusia dua bulan atau lebih, dengan dosis 10–15 mg per kilogram berat badan, setiap 4–6 jam, hingga maksimal lima kali sehari.
Obat ini tersedia dalam berbagai bentuk, seperti sirup, suppositoria (dimasukkan lewat dubur), hingga tablet kunyah yang dapat diberikan pada anak yang lebih besar.
Ibuprofen: Pilihan untuk Demam dan Nyeri
Ibuprofen juga efektif digunakan untuk menurunkan demam, terutama jika disertai nyeri atau radang, seperti pada kasus radang tenggorokan atau infeksi telinga.
Beberapa merek dagangnya antara lain Proris dan Bufect. Ibuprofen bisa diberikan pada anak usia di atas enam bulan dengan dosis 5–10 mg per kilogram berat badan, setiap 6–8 jam.
Namun, penting untuk diingat bahwa ibuprofen tidak boleh diberikan jika anak mengalami muntah terus-menerus, dehidrasi, atau masalah pada ginjal.
Obat yang Harus Dihindari
Orang tua juga perlu menghindari pemberian aspirin kepada anak, karena dapat menyebabkan komplikasi serius yang disebut sindrom Reye.
Selain itu, antibiotik hanya boleh diberikan jika demam disebabkan oleh infeksi bakteri, dan harus sesuai resep dokter.
Perawatan Tambahan di Rumah
Selain memberikan obat, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membuat anak lebih nyaman, seperti:
- Mengompres dahi atau ketiak anak dengan kain hangat
- Memberikan cairan yang cukup, seperti air putih, ASI, atau cairan elektrolit
- Memastikan anak memakai pakaian tipis dan berada di ruangan yang sejuk
- Membiarkan anak beristirahat dengan cukup
Kapan Harus Membawa Anak ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter jika:
- Anak berusia kurang dari 3 bulan dan suhu tubuhnya 38°C atau lebih
- Demam berlangsung lebih dari tiga hari tanpa tanda perbaikan
- Anak tampak lemas, kejang, atau tidak mau minum
- Terdapat ruam merah yang tidak hilang saat ditekan
Demam pada anak memang bisa membuat khawatir, tetapi dengan penanganan yang tepat dan pemahaman yang benar, orang tua dapat lebih tenang.
Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter, terutama jika Anda merasa ragu mengenai pemberian obat atau anak memiliki riwayat medis tertentu.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira