Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

10 Tips Penting Biar Anak Anda Cepat Lepas Popok dalam Waktu 3 Hari! Rahasia Sukses Toilet Training Kilat ala Emma Hubbard .

Jauhar Yohanis • Minggu, 25 Mei 2025 | 16:15 WIB

 

Toileting harus  dilatih sejak dini
Toileting harus dilatih sejak dini

JP Radar Nganjuk– Bagi banyak orang tua, toilet training bisa menjadi salah satu fase paling menantang dalam membesarkan anak. Namun, pakar parenting Emma Hubbard meyakinkan bahwa Anda tidak perlu menghabiskan berminggu-minggu atau berbulan-bulan untuk melatih anak ke toilet.

Dalam videonya yang viral Potty Training In Days, Not Weeks (8 Essential Steps to Toilet Train Your Toddler Fast!), Emma membeberkan langkah-langkah praktis yang bisa membantu anak lepas dari popok hanya dalam 2–3 hari!

Berikut ini adalah ringkasan 10 poin penting dari video Emma Hubbard yang wajib Anda ketahui:

1. Periksa Kesiapan Anak

Toilet training hanya efektif jika anak sudah siap. Tandanya, mereka mampu menahan pipis selama 1–2 jam dan memiliki feses yang lembut, tidak sembelit. Jika anak belum memenuhi dua syarat ini, sebaiknya tunda dulu agar prosesnya tidak berlarut-larut.

2. Tinggalkan Popok yang Terlalu Menyerap

Popok sekali pakai terlalu baik dalam menyerap cairan, sehingga anak tidak bisa merasakan kapan celananya basah. Solusinya? Ganti ke celana dalam atau training pants agar mereka belajar membedakan sensasi basah, kering, dan kotor. Jika belum siap sepenuhnya, bisa juga pakai celana dalam di dalam popok.

3. Jangan Bertanya “Mau ke Toilet Nggak?”

Memberikan pilihan biasanya hanya berujung penolakan, apalagi kalau anak sedang asyik bermain. Lebih baik, perhatikan tanda-tanda mereka butuh toilet — misalnya, melompat-lompat atau menggenggam celana — lalu katakan, “Tubuhmu bilang sudah waktunya ke toilet,” tanpa memberi opsi.

4. Batasi Waktu Duduk di Toilet

Jangan biarkan anak duduk berlama-lama di toilet, apalagi sambil bermain gadget. Maksimal lima menit saja! Tujuannya agar anak paham bahwa ke toilet itu untuk buang air, bukan untuk duduk santai atau merasa dihukum.

5. Atasi Rasa Takut Pup di Toilet Secara Bertahap

Banyak anak takut pup di toilet karena takut tercebur, takut kehilangan bagian tubuhnya, atau trauma karena pernah sembelit. Mulailah dengan membiarkan mereka pup di popok, tapi lakukan di kamar mandi. Setelah itu, ajak mereka duduk di toilet sambil memakai popok, lalu perlahan-lahan buat lubang di popok agar feses jatuh ke toilet.

6. Tetap Tenang Saat Terjadi Kecelakaan

Ngompol atau pup sembarangan itu wajar saat proses belajar. Jangan marah atau menunjukkan kekecewaan karena itu bisa membuat anak stres dan malah memperburuk keadaan. Sebaliknya, cukup katakan, “Oh, celanamu basah, ayo kita ganti di toilet,” dengan tenang.

7. Ganti Pakaian di Kamar Mandi

Biasakan mengganti pakaian anak di kamar mandi, bukan di kamar tidur atau ruang tamu. Ini membantu mereka terbiasa dengan suasana toilet, termasuk bau pembersih dan suara flush, sekaligus memperkuat rutinitas toilet yang benar.

8. Latih Semua Langkah Rutin Toilet

Jangan hanya fokus ke duduk dan pipis saja! Ajarkan anak seluruh rangkaian: menarik celana, duduk, buang air, mengelap, menyiram, dan mencuci tangan. Dengan begitu, mereka akan lebih cepat mandiri.

9. Pastikan Anak Nyaman Secara Fisik

Anak kecil sering merasa tidak aman duduk di toilet dewasa. Gunakan dudukan toilet anak dan pijakan kaki agar posisi mereka stabil dan rileks. Idealnya, lutut lebih tinggi dari pinggul agar otot-otot bekerja optimal saat buang air.

10. Gunakan Peralatan yang Direkomendasikan

Gunakan alat bantu seperti dudukan toilet anak dan pijakan kaki agar mereka bisa duduk dengan rileks. Posisi lutut lebih tinggi dari pinggul penting untuk mempermudah buang air besar.

Dengan mengikuti 10 tips ini, Anda bisa mengubah proses toilet training dari yang biasanya penuh frustrasi menjadi pengalaman belajar yang positif, cepat, dan menyenangkan bagi anak — dan tentu saja, bagi Anda sebagai orang tua.

Sudah siap memulai? Segera siapkan celana dalam kecil itu, bersihkan toilet, dan berikan semangat untuk si kecil. Siapa tahu, dalam beberapa hari saja, rumah Anda sudah bebas dari popok sekali pakai

Editor : Jauhar Yohanis
#popok #toilet training #anak Balita