Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Tips Mengatasi dan Mencegah Ruam Karena Popok pada Bayi ala Dokter. Perhatikan ya, Khususnya Mama Muda!!!

Jauhar Yohanis • Senin, 26 Mei 2025 | 02:42 WIB

Popok bayi bisa menyebabkan ruam pada kulit.
Popok bayi bisa menyebabkan ruam pada kulit.

Hai, Ayah dan Bunda! Kalau kalian punya bayi, pasti suatu saat akan berhadapan dengan masalah ruam popok. Jangan khawatir, ini masalah umum dan bukan berarti kalian orang tua yang buruk! Dokter Kurt (dokter anak) dan Dokter Sarah (dokter kandungan), yang dikenal sebagai The Doctors Bjorkman, berbagi tips praktis dari pengalaman pribadi mereka sebagai orang tua baru sekaligus tenaga medis. Yuk, kita simak bersama!

Kenapa sih bayi bisa ruam kena popok?

Ruam popok biasanya disebabkan oleh tiga hal utama: iritasi karena kelembapan, infeksi jamur (yeast), atau alergi dari bahan popok atau produk perawatan. Kulit bayi yang lembap dan tertutup lama bisa jadi sarang bakteri dan jamur, ditambah lagi campuran pipis dan pup yang bikin kulit makin rapuh.

1. Rajin Ganti Popok

Jangan biarkan si kecil duduk lama dengan popok basah atau kotor. Kalau malam hanya basah pipis, biasanya aman tidak diganti, tapi kalau ada ruam, sebaiknya lebih sering diganti supaya kulit tetap kering.

Baca Juga: Sepasaran Bayi: Tradisi Jawa yang Sarat Makna

2. Waktu Bebas Popok

Bayi butuh waktu “angin-anginan”! Lepaskan popoknya beberapa waktu supaya kulitnya bisa bernapas dan mengering dengan baik. Jangan lupa pastikan pantat bayi benar-benar kering sebelum memasang popok baru.

3. Pakai Krim Pelindung

Gunakan krim pelindung seperti zinc oxide (misalnya Desitin atau Butt Paste) untuk membentuk lapisan pelindung antara kulit dan kelembapan. Krim ini bisa dipakai saat ada ruam atau untuk mencegah jika bayi sedang sering diare.

4. Bersihkan dengan Lembut

Hindari tisu basah yang wangi atau mengandung alkohol. Gunakan tisu tanpa pewangi atau kapas dengan air hangat. Saat ada ruam, cukup bersihkan lapisan atas krim tanpa menggosok kulit, lalu oleskan krim baru.

Baca Juga: 10 Tips Penting Biar Anak Anda Cepat Lepas Popok dalam Waktu 3 Hari! Rahasia Sukses Toilet Training Kilat ala Emma Hubbard .

5. Tahu Kapan Harus ke Dokter

Kalau ruam tidak membaik dalam 3 hari meski sudah dirawat di rumah, sebaiknya periksa ke dokter anak. Bisa jadi perlu salep khusus, antifungal, atau ada masalah lain seperti infeksi bakteri atau kondisi kulit lain.

Fakta Menarik: Bayi yang disusui ASI cenderung lebih jarang mengalami ruam popok dibanding bayi yang minum susu formula, lho!

Jadi, Ayah Bunda, kuncinya adalah menjaga kulit bayi tetap bersih, kering, dan terlindungi. Kalau ada masalah yang tidak membaik, jangan ragu konsultasi ke dokter. Semoga tips ini bermanfaat dan membantu menjaga kulit si kecil tetap sehat dan bebas ruam.

Editor : Jauhar Yohanis
#ruam kulit #popok bayi #dokter