JP Radar Nganjuk – Cuaca panas makin terasa di sejumlah daerah. Penting memilih bahan pakaian yang adem agar tubuh tetap nyaman dan tidak gerah.
Selain model, jenis bahan kain sangat memengaruhi sirkulasi udara dan daya serap keringat. Pakaian yang salah pilih bisa bikin cepat lelah dan tidak nyaman seharian.
Dikutip dari Mulberrys Cleaners dan Stitch Fix, berikut 8 bahan kain adem yang cocok dipakai saat cuaca panas:
1. Katun (Cotton)
Bahan paling populer untuk cuaca panas. Ringan, lembut, dan menyerap keringat dengan baik. Katun juga membuat udara mengalir bebas ke kulit. Pilih warna terang agar makin nyaman.
2. Linen
Terbuat dari serat alami tanaman rami. Kain ini breathable dan cepat kering. Tenunan longgar membantu panas tubuh keluar. Cocok untuk kemeja, dress, dan celana santai.
3. Rayon
Rayon ringan, halus, dan tidak lengket di kulit. Terbuat dari serat selulosa, rayon sering dipakai untuk baju musim panas. Namun, harus dicuci hati-hati agar tidak menyusut.
4. Polyester
Bahan sintetis ini awet dan cepat kering. Dirancang untuk mengalirkan keringat dari kulit ke permukaan kain. Ideal untuk olahraga dan aktivitas luar ruangan.
5. Nylon
Nylon ringan, elastis, dan cepat kering. Mampu menahan keringat dan nyaman untuk mobilitas tinggi. Banyak dipakai pada jaket tipis dan celana olahraga.
6. Sutra (Silk)
Bahan mewah yang adem dan halus. Cocok untuk cuaca panas, meski kurang menyerap keringat. Bisa meninggalkan noda jika tidak hati-hati.
7. Chambray
Alternatif ringan dari denim. Terbuat dari katun, chambray tetap breathable dan cocok untuk tampilan kasual yang tetap adem.
8. Jersey
Lembut, elastis, dan menyerap keringat dengan baik. Jersey cocok untuk T-shirt dan pakaian santai yang nyaman dipakai sepanjang hari.
Pilih bahan pakaian yang sesuai aktivitas dan kondisi cuaca agar tetap segar, nyaman, dan bebas gerah sepanjang hari.
Editor : Jauhar Yohanis