JP Radar Nganjuk - Iguana adalah salah satu reptil eksotis yang makin populer jadi hewan peliharaan.
Penampilannya keren, karismatik, dan cocok buat kamu yang suka tantangan. Tapi ingat, memelihara iguana itu gak sesimpel punya kucing atau hamster.
Ada banyak hal penting yang harus disiapkan biar si iggy tetap sehat dan bahagia.
Pertama-tama, kamu harus tahu kalau iguana bisa tumbuh besar banget. Panjang tubuhnya bisa mencapai 1,5 hingga 2 meter saat dewasa.
Jadi, jangan kaget kalau yang tadinya kecil imut lama-lama jadi kayak mini dinosaurus. Karena itu, kandangnya pun gak bisa asal-asalan.
Idealnya, kandang iguana harus luas, minimal ukuran 2 meter panjang, 1,5 meter lebar, dan tinggi 2 meter.
Kenapa tinggi juga penting? Karena iguana suka manjat! Jadi pastikan kamu sediain cabang kayu atau rak khusus supaya dia bisa naik turun sesuka hati.
Selain ukuran, pencahayaan juga penting banget. Iguana butuh sinar UVB buat bantu proses metabolisme dan penyerapan kalsium.
Kalau gak ada sinar UVB, mereka bisa kena penyakit tulang, lho. Jadi pastikan kamu pasang lampu UVB khusus reptil dan nyalakan selama 10–12 jam setiap hari.
Gak cuma itu, iguana juga butuh suhu kandang yang hangat. Siang hari, suhunya harus sekitar 29–35°C, dan malam hari sekitar 24–27°C.
Kamu bisa pakai basking lamp atau pemanas khusus reptil. Jangan pakai lampu bohlam biasa ya, karena gak cukup panas dan gak ada UVB-nya.
Soal makanan, iguana adalah herbivora alias pemakan tumbuhan. Mereka gak butuh serangga atau daging sama sekali.
Jadi hindari kasih jangkrik, ulat, atau makanan kucing. Makanan terbaik buat iguana adalah sayuran hijau seperti kangkung, daun singkong, sawi, dan selada romaine.
Buah-buahan juga boleh, tapi jangan terlalu sering. Kasih pepaya, pisang, atau mangga sebagai camilan saja.
Dan hati-hati, ada beberapa sayuran yang sebaiknya dihindari seperti bayam dan kol karena bisa mengganggu penyerapan kalsium.
Kelembaban juga gak boleh diabaikan. Iguana butuh lingkungan dengan kelembaban sekitar 60–80%.
Kamu bisa semprot kabut air (spraying) ke dalam kandang 2–3 kali sehari, atau lebih praktisnya pasang humidifier otomatis.
Untuk membantu proses hidrasi dan menjaga kulitnya tetap sehat, iguana juga suka berendam.
Kamu bisa mandikan dia seminggu sekali pakai air hangat (bukan panas ya!), cukup setinggi perutnya. Jangan ditinggalin ya, soalnya iguana bisa panik atau stres kalau sendirian di air.
Interaksi juga penting kalau kamu pengin iguanamu jinak. Mulailah membiasakan diri untuk memegangnya dari kecil.
Pegang dengan lembut, jangan kasar atau tiba-tiba. Lama-lama dia bakal mengenali kamu dan lebih rileks kalau didekati.
Tapi jangan berharap langsung nurut dari awal, ya. Iguana itu bukan hewan sosial seperti anjing.
Mereka butuh waktu dan konsistensi buat bisa percaya sama kamu. Sabar dan rutin aja interaksinya.
Kebersihan kandang wajib dijaga. Bersihkan kotoran setiap hari dan ganti alas kandangnya secara berkala.
Setiap minggu, kamu bisa desinfeksi seluruh kandang pakai cairan pembersih yang aman buat reptil. Ini penting biar iguana gak gampang sakit.
Ngomongin soal sakit, kamu juga harus peka terhadap tanda-tanda iguana yang gak sehat.
Misalnya dia mendadak lemas, gak nafsu makan, atau muncul pembengkakan di tubuh.
Kalau ada gejala kayak gitu, langsung konsultasi ke dokter hewan yang paham reptil.
Jangan lupa sediakan tempat basking, alias tempat buat iguana berjemur di bawah lampu hangat.
Biasanya, iguana suka duduk santai di tempat tinggi sambil menyerap panas. Ini juga jadi momen favorit mereka buat rileks.
Biar makin nyaman, kamu bisa kasih hiasan kandang seperti tanaman palsu, batu-batuan, atau cabang alami.
Tapi pastikan semua benda aman dan gak tajam ya, biar gak melukai iguanamu.
Terakhir, ingat kalau iguana adalah hewan jangka panjang. Mereka bisa hidup sampai 15–20 tahun.
Jadi sebelum memutuskan pelihara, pastikan kamu siap secara waktu, biaya, dan komitmen. Jangan sampai pas udah gede malah dibuang karena gak sanggup rawat.
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira