Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Mana yang Lebih Sehat, Daging Kambing atau Daging Ayam?

Internship Radar Kediri • Sabtu, 7 Juni 2025 | 01:27 WIB
Mana yang Lebih Sehat, Daging Kambing atau Daging Ayam?
Mana yang Lebih Sehat, Daging Kambing atau Daging Ayam?

JP Radar Kediri – Daging kambing dan daging ayam adalah dua sumber protein hewani yang paling digemari masyarakat Indonesia.

Namun, sering muncul pertanyaan, mana yang lebih sehat dikonsumsi untuk menunjang gaya hidup sehat?

Daging kambing dikenal kaya akan zat besi dan vitamin B kompleks yang penting untuk menjaga kesehatan darah dan meningkatkan energi tubuh.

Selain itu, daging kambing juga mengandung asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi jantung.

Meski demikian, kandungan lemak jenuh di dalamnya tergolong lebih tinggi dibandingkan daging ayam, sehingga perlu dibatasi konsumsinya terutama bagi yang memiliki riwayat kolesterol atau penyakit jantung.

Di sisi lain, daging ayam, terutama bagian dada, menawarkan kandungan lemak yang lebih rendah dan protein yang tinggi.

Daging ayam juga memiliki kalori lebih sedikit dibanding daging kambing, sehingga sering direkomendasikan bagi mereka yang sedang menjalani program penurunan berat badan.

Selain itu, daging ayam mudah dicerna dan cocok untuk berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga lansia.

Meski demikian, bukan berarti daging kambing kalah sehat. Bila diolah dengan cara yang tepat dan dikonsumsi dalam porsi yang sesuai, daging kambing dapat menjadi sumber nutrisi yang sangat baik.

Nutrisi dalam daging kambing bisa membantu memperkuat daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina, terutama jika dikombinasikan dengan pola makan seimbang yang melibatkan banyak sayuran dan buah-buahan.

Penting juga untuk memperhatikan cara pengolahan kedua jenis daging ini.

Metode memasak seperti merebus, memanggang, atau mengukus jauh lebih sehat dibandingkan menggoreng dengan banyak minyak atau santan.

Penggunaan rempah-rempah alami seperti jahe, kunyit, dan lada tidak hanya memperkaya rasa tetapi juga menambah manfaat kesehatan.

Selain aspek nutrisi, faktor keberlanjutan juga mulai menjadi perhatian.

Peternakan ayam umumnya memiliki jejak karbon yang lebih rendah dibandingkan peternakan kambing, sehingga pilihan daging ayam bisa menjadi opsi lebih ramah lingkungan bagi sebagian orang.

Bagi mereka yang memiliki kondisi kesehatan khusus seperti hipertensi, diabetes, atau masalah jantung, konsultasi dengan ahli gizi atau dokter sangat dianjurkan sebelum menentukan jenis daging yang akan dikonsumsi.

Hal ini agar konsumsi protein tetap optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

Terakhir, pola makan yang seimbang dan variasi makanan tetap menjadi kunci utama menjaga kesehatan.

Konsumsi protein hewani seperti daging kambing maupun ayam harus diimbangi dengan asupan sayur, buah, dan biji-bijian agar tubuh mendapatkan nutrisi lengkap dan terhindar dari penyakit.

Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat bisa membuat pilihan tepat sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh masing-masing, sekaligus menikmati kelezatan daging kambing maupun ayam sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

Penulis: Joenaidi Zidane, Mahasiswa Magang Politeknik Negeri Madiun (PNM)

Editor : Ilmidza Amalia Nadzira
#daging ayam #daging kambing #dikonsumsi #protein