JP Radar Nganjuk-Saat membeli laptop atau mau merakit sebuah komputer, maka salah satu komponen yang perlu diperhatikan adalah prosesor. ada dua prosesor yang sangat terkenal yaitu intel dan AMD bisa terlihat membingungkan saat kita membaca nama processor sampai ke serinya, dan berikut adalah cara caranya untuk membaca seri seri dari kedua processor tersebut
sekarang kita mulai dari prosesor intel terlebih dahulu kita ambil contoh salah satu seri prosesor dari intel yaitu Intel Core i5-12400F. kita pecah komponennya
- Intel Core = Nama merk dari processor
- i5 = Seri dari prosesor intel contoh lainya ada i3, i7, dan i9
- 12 = generasi dari processor intel semakin tinggi angkanya berarti semakin baru generasinya
- 400 = Nomor SKU atau penanda model dari generasi tersebut
- F = Tidak memiliki grafis terintegrasi (harus pakai kartu grafis tambahan)
Baca Juga: Cara Lengkap Merakit Komputer Untuk Pemula
Akhiran yang umum yang ada di processor intel
- K = Unlocked(bisa overclock)
- F = tidak ada grafis terintegrasi
- T = Hemat daya
- U = Ultra-Low-Power(biasa untuk laptop)
- H = Performa tinggi
- G = Punya grafis Radeon dari AMD(di beberapa model
Sekarang cara membaca nama prosesor AMD, AMD memiliki seri popular seperti Ryzen, Athalon, Threadripper. Dan sekarang kita akan membahas seri Ryzen terlebih dahulu, kita ambil contoh AMD Ryzen 5 5600X, kita pecah komponennya
AMD Ryzen = Merek dan keluarga prosesor.
- 5 = Tier Prosesor semakin tinggi angkanya semakin bagus, semisal ada 3, 5, 7, dan 9.
- 5000 = seri atau generasi dari processor, semakin tinggi angka berarti semakin baru.
- X = Tipe performa lebih tinggi, biasanya bisa di overclock.
Baca Juga: Bikin Laptop Ngebut! Upgrade RAM atau SSD Dulu?
Arti kode tambahan pada AMD Ryzen
- X = Performa lebih tinggi, bisa di overclock
- G = Ada grafis terintegrasi
- U = Hemat daya biasanya untuk laptop
- H/HS = Performa tinggi untuk laptop
- HX = Performa extreme untuk laptop
- GE = Varian hemat daya dari seri G
Tips memilih prosesor untuk kalian yang mau membeli laptop atau PC
- Sesuaikan dengan kebutuhan kalian. Untuk pekerjaan ringan, i3 atau Ryzen 3 sudah cukup, untuk editing atau gaming, minimal i5 atau Ryzen 5.
- Perhatikan generasi dari processor , selalu pilih generasi terbaru jika memungkinkan, karena lebih efisien dan mendukung teknologi baru.
- Jangan hanya lihat dari jumlah core, performa juga dipengaruhi oleh arsitektur, cache, dan TDP (daya konsumsi).
Dengan memahami cara membaca nama prosesor dari Intel dan AMD, kamu tidak akan lagi bingung saat melihat spesifikasi komputer atau laptop kalian. Jadikan informasi ini sebagai bekal untuk memilih perangkat yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mu.
Baca Juga: Kebiasaan Memangku Laptop Bisa Melemahkan Kualitas Sperma, Mitos atau Fakta?
Author: Muhammad Rafli Wicaksono
PSDKU Polinema di Kota Kediri
Editor : Jauhar Yohanis