JP Radar Nganjuk — Kalau dulu orang butuh jawaban apa-apa langsung buka Google, sekarang ceritanya mulai beda. Bagi Gen Z, TikTok bukan cuma tempat nonton video lucu, tapi juga mesin pencari alternatif yang jawabannya seringkali lebih cepat, ringkas, dan relatable.
Bukan isapan jempol belaka. Riset dari Google sendiri pernah mengakui bahwa sekitar 40% Gen Z lebih memilih TikTok atau Instagram ketimbang Google Search atau Maps untuk mencari tempat makan siang. Lho, kok bisa?
Kenapa Gen Z Lebih Suka Cari di TikTok?
1. Cepat, Visual, dan Praktis
Gen Z tumbuh di era serba instan. Mereka lebih suka format video pendek ketimbang membaca teks panjang.
Baca Juga: Nggak Perlu ke Gym, Walking Pad dan TikTok Workout Jadi Andalan Olahraga di Rumah
Kalau di Google harus buka banyak link, di TikTok jawaban disajikan dalam bentuk video 15–60 detik. Langsung jelas, bisa sambil lihat contoh, plus ada orang nyata yang menjelaskan.
Contoh nyata: Mau cari rekomendasi kafe estetik di Malang? Cukup ketik “cafe Malang vibes” di kolom search TikTok, dan ratusan video muncul. Semua dikasih testimoni, suasana tempat, harga, bahkan menu andalannya.
2. Lebih Personal dan Relatable
Di TikTok, informasi terasa lebih dekat. Review skincare misalnya, lebih dipercaya kalau disampaikan oleh pengguna langsung yang bercerita jujur di depan kamera, bukan sekadar artikel sponsor.
Baca Juga: Fomo Tiktok Berujung sehat, Wellness Routine Menjadi Rutinitas Gen Z
Selain itu, algoritma TikTok pintar banget ‘membaca’ minat user. Semakin sering kamu cari topik tertentu, semakin sering topik itu muncul di FYP, bahkan tanpa kamu minta.
3. Interaktif dan Komunal
Gen Z juga suka diskusi di kolom komentar. Banyak yang share tips tambahan, rekomendasi alternatif, bahkan pengalaman pribadi. Rasanya seperti tanya teman sendiri, bukan baca jawaban dingin di mesin pencari.
Tapi, Google Tetap Punya Kekuatan
Walau TikTok makin digemari, bukan berarti Google tergusur total. Untuk informasi mendalam, kredibel, dan resmi, Google masih juara.
Baca Juga: Fenomena Picky Eater Ramai di TikTok, Ini Penjelasan Ahli
Tugas kuliah? Cari jurnal ilmiah? Mau baca berita terkini dari sumber terpercaya? Gen Z tetap ke Google.
Google juga punya keunggulan di urusan data yang tidak bisa diakomodasi TikTok, misalnya statistik resmi, literatur akademik, atau dokumen hukum.
Bahaya Mencari Jawaban di TikTok?
Namun, ada catatan penting juga. Tidak semua informasi di TikTok terverifikasi. Banyak hoaks, info keliru, bahkan tips berbahaya yang disajikan seolah-olah benar.
Baca Juga: Seller TikTok Indonesia: Panduan Sukses Jualan dan Raup Cuan dari TikTok Shop
Oleh karena itu, para ahli tetap menyarankan Gen Z untuk kroscek ke sumber lain, terutama kalau info tersebut berhubungan dengan kesehatan, hukum, atau keuangan.
Jadi, Siapa Pemenangnya?
Jawabannya, tidak ada. TikTok dan Google punya perannya masing-masing. TikTok cocok untuk inspirasi cepat, konten santai, atau info sehari-hari yang ringan. Google tetap andalan untuk data serius, detail mendalam, dan sumber resmi.
Baca Juga: Abaya Vs Gamis, Mana yang Lebih Stylish untuk Gen-Z di Kajian Islami?
Kalau dipikir-pikir, justru seru kan? Gen Z punya banyak pilihan, butuh cari jawaban, tinggal pilih platform sesuai kebutuhan.
Perdebatan TikTok vs Google sebenarnya bukan soal siapa yang kalah atau menang. Ini soal cara Gen Z menyesuaikan diri dengan teknologi yang berkembang.
Butuh cepat dan praktis? TikTok bisa jadi jawaban. Butuh valid dan mendalam? Google tetap setia.
Penulis: Dania Karlita Ningsih Mahasiswa Magang Universitas Brawijaya
Editor : Jauhar Yohanis