Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Rahasia di Balik Segitiga Toblerone: Dari Ikon Swiss hingga Isu Perpindahan Produksi

Miko • Kamis, 11 Desember 2025 | 02:05 WIB
Cokelat Toblerone dengan berbagai varian rasa yang ikonik
Cokelat Toblerone dengan berbagai varian rasa yang ikonik

JP RADAR NGANJUK Toblerone merupakan salah satu merek cokelat paling ikonik yang berasal dari Swiss, terkenal dengan bentuk segitiganya yang khas dan cita rasa unik. Cokelat ini diciptakan pada tahun 1908 oleh Theodor Tobler di Bern, dan sejak kemunculannya langsung menjadi bagian dari identitas kuliner Swiss. Nama “Toblerone” sendiri merupakan perpaduan antara nama keluarga sang pencipta dan kata “torrone,” sebutan untuk nougat dalam bahasa Italia—bahan utama yang memberi ciri khas pada cokelat ini. Campuran cokelat susu, madu, almond, dan hazelnut membuat Toblerone digemari banyak orang di seluruh dunia, baik sebagai oleh-oleh maupun camilan favorit.

Salah satu elemen paling menonjol dari Toblerone adalah bentuk batang cokelatnya yang terdiri dari segitiga-segitiga kecil menyerupai deretan puncak gunung. Desain ini terinspirasi dari Gunung Cervin atau Matterhorn, salah satu puncak paling terkenal di Pegunungan Alpen yang berada di perbatasan Swiss dan Italia. Bentuk segitiga yang tajam ini dibuat untuk merepresentasikan keagungan Matterhorn, sehingga Toblerone tidak hanya tampil unik, tetapi juga membawa karakter geografis Swiss dalam setiap batangnya.

 

Ciri khas Toblerone tidak berhenti pada bentuk cokelatnya. Pada kemasannya, terdapat ilustrasi Matterhorn yang disertai siluet beruang—lambang dari kanton Bern, lokasi pembuatan Toblerone pada awal berdirinya. Kombinasi visual gunung dan beruang ini menjadi identitas kuat bagi Toblerone, menggambarkan kedekatannya dengan sejarah dan budaya Swiss. Elemen ini telah lama membedakan Toblerone dari cokelat lainnya, sekaligus mempertegas kesan autentik dan nasionalis pada produk tersebut.

Namun, pada awal 2023, publik dikejutkan oleh keputusan perusahaan untuk menghapus gambar Matterhorn dan beruang dari kemasan resmi Toblerone. Langkah ini diambil setelah sebagian proses produksi dipindahkan ke Slovakia. Karena tidak lagi sepenuhnya diproduksi di Swiss, Toblerone kehilangan hak untuk menggunakan simbol nasional Swiss pada kemasannya sesuai aturan ketat mengenai perlindungan identitas negara tersebut. Hal ini memunculkan kontroversi di kalangan konsumen, yang menilai perubahan tersebut mengurangi nilai ke-Swiss-an Toblerone. Meski begitu, sebagian pihak memandang keputusan tersebut sebagai respons logis terhadap dinamika industri global.

Walaupun ilustrasi gunung dan beruang harus dihilangkan, Toblerone tetap mempertahankan bentuk segitiga ikonik yang telah melekat kuat dalam memori banyak orang. Perubahan desain ini menjadi tanda bahwa merek tersebut sedang beradaptasi dengan realitas baru tanpa sepenuhnya meninggalkan ciri khasnya. Bagi sebagian konsumen, hilangnya simbol Swiss pada kemasan terasa seperti memudar­nya nostalgia yang selama ini melekat pada Toblerone. Apakah ini menandai berakhirnya era Toblerone sebagai ikon Swiss? Hanya waktu yang bisa menjawab. Namun satu hal yang tidak berubah: rasa cokelatnya yang khas tetap menjadi daya tarik utama bagi para penikmatnya.

 

Dita Amelia Ningsih 

Mahasiswa Magang Universitas Negeri Surabaya 

Editor : Miko
#pecinta coklat #camilan mewah #Toblerone #makanan enak #coklat enak