Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Gudang Sekolah Dasar An-Nadlah Terbakar

Novanda Nirwana • Selasa, 5 Agustus 2025 | 02:05 WIB

TERBAKAR: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap gudang SD An-Nadlah di Desa Gondang Kulon, Gondang.
TERBAKAR: Petugas Damkarmat Nganjuk memadamkan api yang melalap gudang SD An-Nadlah di Desa Gondang Kulon, Gondang.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Dalam semalam, dua kebakaran terjadi di Kabupaten Nganjuk. Pada Senin (4/8), petugas pemadam kebakaran harus bekerja ekstrakeras untuk memadamkan kobaran api yang melahap gudang penyimpanan sekolah di Gondang dan penggilingan gabah di Patianrowo. Kebakaran pertama terjadi di SD An-Nadlah, Desa Gondang Kulon, Kecamatan Gondang. Api berkobar di gudang penyimpanan barang dan kayu milik sekolah.

Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, kebakaran diduga terjadi saat penjaga sekolah membakar sampah di area belakang sekolah dekat gudang.

Tanpa pengawasan, angin bertiup kencang membuat api menjalar. Di sekitar gudang ada tumpukan kayu jati kering. Angin membuat api cepat membesar dan melalap isi gudang yang sebagian besar berisi bahan mudah terbakar.

Seorang guru yang melihat asap tebal langsung berteriak memanggil penjaga sekolah dan murid-murid untuk membantu memadamkan api dengan air seadanya. Sayangnya, upaya itu tak membuahkan hasil. Kepala SD Siti Arifatun Nasrifah, 44, lantas menghubungi Polsek Gondang yang kemudian meneruskan laporan ke Pos Damkar Rejoso.

kebakaran gudang penggilingan
kebakaran gudang penggilingan

Petugas damkarmat Pos Rejoso tiba pukul 16.20 WIB. Petugas langsung melakukan pemadaman di lokasi kejadian. Beruntung, api tidak merembet ke bangunan sekolah. “Tidak ada korban jiwa. Kerugian ditaksir sekitar Rp 1,5 juta,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Nganjuk Imam Ashari.

Malam harinya, giliran penggilingan gabah milik Mujiono, 60, warga Dusun Sugihwaras, Desa Babadan, Kecamatan Patianrowo yang dilalap api. Kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WIB.  Saat itu, Mujiono melakukan penggilingan padi di samping rumahnya. Saat Mujiono pulang ke rumah untuk beristirahat, beberapa jam kemudian, dia melihat penggilingan padi terbakar. Usaha pemadaman dilakukan Mujiono dan keluarganya tidak membuahkan hasil. Hingga, mereka melapor ke Pos Damkarmat Lengkong. “Petugas Damkarmat Pos Lengkong tiba pukul 21.37 WIB,” papar Imam.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, gudang penggilingan ludes dilalap si jago merah. “Dugaan sementara kebakaran karena korsleting listrik,” imbuh Imam. (nov/tyo)

Editor : Jauhar Yohanis
#rejoso #Lengkong #nganjuk #kebakaran