NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Gerbong mutasi kembali begerak di Polres Nganjuk. Sejumlah pejabat utama (PJU) resmi berganti posisi dalam serah terima jabatan yang dipimpin Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso.
Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso saat memimpin sertijab menegaskan bahwa mutasi merupakan hal yang lumrah dalam tubuh Polri. Menurutnya, rotasi jabatan dilakukan untuk menjaga organisasi tetap dinamis, sehat, dan responsif terhadap tantangan tugas ke depan. “Mutasi ini tentunya merupakan upaya pembinaan karier yang dilakukan oleh Polda maupun Polres untuk menjamin organisasi tumbuh dinamis dan sehat,” jelas Henri.
Sejumlah perwira yang mengalami pergeseran jabatan di antaranya AKP Syukur Efendi. Sebelumnya menjabat Kasat Binmas Polres Nganjuk, kini ia dipercaya mengemban amanah baru sebagai Wakapolsek Warujayeng. Posisi Kasat Binmas selanjutnya diisi oleh AKP Ari Hartono, yang sebelumnya menjabat Bhayangkara Penyelia Bag SDM Polres Lumajang.
Selain itu, AKP Imam Susanto yang sebelumnya menjabat Kasi Propam Polres Nganjuk, digeser menjadi Kasubbag Kerma Bag Ops Polres Nganjuk.
Jabatan Kasi Propam kini diemban AKP Heri Buntoro, yang sebelumnya menjabat Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk.
Henri menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Polres Nganjuk. Ia juga berharap para pejabat baru dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tanggung jawab yang diemban. “Semoga bisa melaksanakan tugas sebaik-baiknya. Saya minta pejabat yang baru segera beradaptasi, segera melakukan mapping serta pengenalan karakteristik tugas di masing-masing satuan,” pesan Henri.
Menurutnya, pemahaman terhadap karakter wilayah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Khususnya yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Karena itu, ia menekankan agar seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat. “Termasuk dalam tugas pelayanan masyarakat. Kami harap juga bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya. (nov/tyo)
Editor : Karen Wibi