Berita Seputar Nganjuk Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya

Racuni Tujuh Sapi sebelum Membeli

Novanda Nirwana • Senin, 12 Januari 2026 | 11:38 WIB

Warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, digegerkan kasus dugaan meracuni sapi.
Warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, digegerkan kasus dugaan meracuni sapi.

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Warga Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, digegerkan kasus dugaan meracuni sapi. Tersangkanya adalah Supri, 40. Dia dibekuk polisi setelah diserahkan warga ke polisi. Hal ini  setelah Supri diduga meracuni tujuh ekor sapi milik warga setempat.

Peristiwa tersebut mencuat setelah warga mencurigai kematian sapi yang terjadi secara bertahap dalam beberapa hari terakhir. 

Salah satu korban mengatakan, empat ekor sapinya mati dengan gejala kejang-kejang dan ambruk tak lama setelah makan di kandang.

Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi membenarkan pengamanan terhadap terduga pelaku.  “Benar, kami sudah mengamankan tersangka,” ujarnya. 

Menurut Fajar, penangkapan dilakukan setelah warga menemukan gerak-gerik Supri yang mencurigakan. Pria asal Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret itu kerap terlihat mondar-mandir di sekitar kandang sebelum sapi-sapi tersebut mati. Bahkan, pelaku disebut sempat menawar untuk membeli sapi yang sekarat dengan harga jauh di bawah pasaran. “Dari hasil pengamanan awal, warga bersama petugas juga menemukan dugaan barang bukti berupa bahan yang diduga racun di rumah terduga pelaku,” imbuhnya.

Saat ini, Supri telah diserahkan ke Mapolsek Loceret untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan saksi-saksi.  “Kasus ini masih dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (nov/tyo)

Editor : Karen Wibi
#nganjuk #racun #sapi