Novanda Nirwana• Jumat, 23 Januari 2026 | 12:32 WIB
NEKAT: Moh. Haerul, narapidana pencurian melarikan diri dengan memanjat pagar Rutan Kelas IIB Nganjuk kemarin.
Rutan dan Polres Nganjuk Buru Pelaku
NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Seorang narapidana kabur dari Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Nganjuk, kemarin (22/1). Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Aksi pelarian tersebut pertama kali diketahui warga yang berada di sekitar lokasi rutan. Napi tersebut adalah Moh. Hairul asal Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Dia merupakan napi dengan kasus pencurian.
Menurut Dede Andriana, 31, warga yang kos di Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk, saksi mata, dia melihat langsung seorang laki-laki melompati pagar Rutan Nganjuk. Kejadian itu terjadi saat dirinya melayani pembeli. Saat dia tak sengaja menoleh ke arah selatan, dia lihat orang melompat.
Menurut Dede, setelah melompati pagar, pria tersebut bajunya sempat tersangkut kawat. Kemudian, terjatuh di lantai. Namun, napi itu langsung berdiri. Lalu, berjalan cepat meninggalkan lokasi. “Setelah loncat pagar dia langsung berdiri, jalannya kayak biasa tapi cepat, sambil celingak-celinguk,” jelasnya.
Dede menyebut napi itu kemudian berlari ke arah barat. Saat kabur, pria tersebut memakai pakaian kaus berwarna hitam membawa baju berwarna oranye dengan celana panjang dengan rambut cepak “Dia memakai celana panjang,” imbuhnya.
OLAH TKP: Polisi mengecek pagar Rumah Tahanan Kelas IIB Nganjuk yang dipanjat Moh. Haerul kemarin. Menyadari kejadian tersebut, Dede langsung melaporkan apa yang dilihatnya kepada petugas Rutan Nganjuk yang berjaga di bagian depan. “Saya bilang ada orang loncat di sebelah. Petugasnya langsung masuk ke dalam untuk mengecek,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Nganjuk Arief Budi Prasetya membenarkan adanya peristiwa pelarian narapidana tersebut. Hingga saat ini, petugas masih melakukan upaya pencarian dan pengejaran. “Kami sudah melaporkan kejadian itu ke polisi dan saat ini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO),” tegasnya.
Arief menambahkan, narapidana yang melarikan diri tersebut merupakan warga asal Kabupaten Nganjuk. Sehingga, ada kemungkinan, dia pulang terlebih dulu. Bagi warga yang melihat keberadaan atau melihat pria dengan ciri-ciri seperti Moh. Hairul diharapkan segera melapor ke polisi. “Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran saat ini,” ujarnya.
Berdasarkan pengamatan wartawan koran ini, kemarin setelah Rutan Nganjuk melapor narapidana kabur ke polisi, petugas segera datang. Mereka menyisir daerah sekitar Rutan Nganjuk. Sejumlah polisi tampak memantau di sekitar Rutan Nganjuk. (nov/tyo)