Berita Seputar Nganjuk Pendidikan Olahraga Opini Gaya Hidup Khazanah Seni & Budaya Video

Volume Kendaraan dari Arah Surabaya Menuju Nganjuk Mulai Melonjak

Novanda Nirwana • Jumat, 20 Maret 2026 | 19:36 WIB

petugas mengecek arus lalu lintas
petugas mengecek arus lalu lintas

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Pergerakan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Nganjuk mulai menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga kemarin (18/3) pagi, kondisi di lapangan terpantau adanya lonjakan kendaraan, terutama dari arah Surabaya.

Berdasarkan pantauan Satlantas Polres Nganjuk, kenaikan volume kendaraan dari arah Surabaya cukup terasa, khususnya didominasi kendaraan roda dua. Pada hari pertama libur kerja ini, peningkatan bahkan diperkirakan mencapai hingga 30 persen.

“Dari arah Surabaya lumayan pagi ini, terutama roda dua. Peningkatannya bisa sampai 30 persen,” ujar Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Ivan Danara Oktavian melalui KBO Satlantas Polres Nganjuk Iptu Jarwanto.

Sementara itu, untuk kendaraan roda empat, kenaikan masih relatif landai. Peningkatannya diperkirakan berada di kisaran 10 persen dibanding hari biasa.

“Kalau roda empat masih sekitar 10 persen,” imbuhnya.

Meski terjadi lonjakan, kondisi arus lalu lintas secara umum masih terpantau lancar. Kepadatan belum terlalu terlihat mencolok di sejumlah jalur utama, meski volume kendaraan terus bertambah.

Peningkatan arus ini dipicu dimulainya masa libur kerja, sehingga pergerakan pemudik mulai terasa, khususnya dari wilayah Surabaya menuju arah Nganjuk.

Meski demikian, aparat kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan. Pemantauan dilakukan secara intensif di sejumlah titik rawan kepadatan arus lalu lintas di wilayah Nganjuk.

Dari sejumlah titik tersebut, kawasan Kertosono masih menjadi perhatian utama. Wilayah ini dikenal sebagai simpul strategis pertemuan arus kendaraan, baik yang masuk maupun keluar dari Kabupaten Nganjuk.
“Sampai sekarang titik kepadatan tetap di Kertosono,” jelasnya.

Kertosono menjadi titik krusial karena menampung arus kendaraan dari berbagai arah, seperti Jombang, Kediri, hingga jalur utama menuju Madiun dan sekitarnya. Kondisi ini membuat kawasan tersebut rawan terjadi penumpukan kendaraan, terutama saat volume arus meningkat drastis.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan, Satlantas Polres Nganjuk telah menyiapkan berbagai langkah strategis. Salah satunya dengan menyiagakan tim urai di sejumlah titik.
Tim ini bertugas melakukan rekayasa lalu lintas secara cepat apabila terjadi kepadatan di lapangan. Dengan begitu, arus kendaraan diharapkan tetap bergerak dan tidak menimbulkan kemacetan panjang.

“Kami monitor terus perkembangan arus lalu lintas. Selain itu, kami juga siapkan tim urai. Begitu ada kepadatan, langsung kami kerahkan ke lokasi,” tegasnya.

Selain patroli rutin, petugas juga memaksimalkan pemantauan di jalur-jalur utama yang menjadi akses keluar masuk wilayah Nganjuk. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap potensi gangguan lalu lintas bisa segera ditangani.

Dengan tren peningkatan saat ini, polisi memprediksi arus kendaraan masih akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan. Masyarakat yang hendak mudik diimbau untuk tetap berhati-hati dan mengantisipasi kepadatan, terutama di Kertosono yang menjadi titik rawan saat arus meningkat.

Editor : rekian
#satlantas polres nganjuk #lebaran #lalu lintas #jelang lebaran #arus lalu lintas #arus mudik