JP Radar Nganjuk- Minum air es setelah beraktivitas seharian memang menyegarkan. Sensasi dinginnya mampu menghilangkan dahaga dalam sekejap, terutama saat cuaca panas. Namun, pernahkah Anda berpikir tentang dampak yang ditimbulkan jika mengonsumsi air es setiap hari? Ada yang meyakini bahwa minum air dingin bisa mengganggu pencernaan, sementara yang lain percaya bahwa air es justru bermanfaat bagi tubuh. Lantas, mana yang benar? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Manfaat Minum Air Es
Di balik pro dan kontra mengenai konsumsi air es, ternyata ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh tubuh. Berdasarkan penelitian dari Medical News Today, minum air es saat berolahraga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Studi lain oleh United States Army pada tahun 1989 menemukan bahwa air dingin lebih efektif mencegah dehidrasi dibandingkan air hangat.
Beberapa manfaat utama minum air es antara lain:
- Menyegarkan dan Menghidrasi Tubuh
Setelah aktivitas berat atau cuaca panas, tubuh mengalami dehidrasi. Air es membantu rehidrasi lebih cepat dibandingkan air suhu ruang karena sensasi dinginnya yang menyegarkan serta membantu mengontrol kenaikan suhu tubuh. - Meningkatkan Metabolisme
Konsumsi air dingin dapat mempercepat metabolisme karena tubuh harus bekerja lebih keras untuk menyesuaikan suhu air dengan suhu tubuh. Berdasarkan informasi dari Healthline, proses ini bahkan dapat membantu pembakaran kalori lebih banyak. - Membantu Pemulihan Setelah Berolahraga
Saat berolahraga, suhu tubuh meningkat. Minum air es dapat membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil serta mengurangi peradangan dan mempercepat pemulihan otot setelah latihan intens.
Baca Juga: Merawat Kesehatan Mata di Era Digital: Cara Mencegah Mata Lelah
Risiko Minum Air Es Terlalu Sering
Meski memiliki manfaat, konsumsi air es secara berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa risiko kesehatan, seperti:
- Gangguan Pencernaan
Air es dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di sistem pencernaan, memperlambat proses pencernaan, serta menimbulkan rasa kembung atau nyeri di perut. - Memicu Sakit Tenggorokan
Konsumsi air es setiap hari bisa memperburuk kondisi radang tenggorokan karena menyebabkan lendir di tenggorokan menjadi lebih kental. - Menghambat Penyerapan Nutrisi
Air yang terlalu dingin dapat memperlambat penyerapan nutrisi dalam tubuh, terutama jika dikonsumsi setelah mengkonsumsi makanan berat.
Baca Juga: Dampak Negatif Rusaknya Jam Biologis Tubuh Saat Puasa yang Perlu Kamu Ketahui!
Mana yang Lebih Baik: Air Es atau Air Hangat?
Perdebatan tentang pilihan terbaik antara air es atau air hangat masih bersifat subjektif. Kedua pilihan memiliki manfaat masing-masing. Air hangat lebih ramah bagi pencernaan dan cocok untuk mereka yang memiliki masalah lambung seperti maag. Sementara itu, air dingin memberikan efek menyegarkan setelah beraktivitas seharian.
Untuk menjaga kesehatan, disarankan mengonsumsi air dengan suhu ruang atau air hangat terlebih dahulu agar lambung tidak kaget. Setelahnya, baru boleh menikmati air es dalam jumlah yang wajar. Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik agar tetap sehat dan bugar sepanjang waktu.
Dengan memahami manfaat dan risiko minum air es, Anda bisa lebih bijak dalam mengkonsumsinya agar tetap sehat setiap hari.
Penulis: Kemal Fahreza Jibran
Editor : Ilmidza Amalia Nadzira