JP Radar Nganjuk - Pusing, lemas, dan mudah lelah? Jangan-jangan tekanan darah Anda sedang turun. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai hipotensi.
Tekanan darah disebut rendah jika berada di bawah angka 90/60 mmHg. Meski sering dianggap sepele, darah rendah bisa jadi pertanda adanya masalah serius dalam tubuh.
Apa saja penyebabnya? Berikut penjelasannya:
1. Kurang Minum alias Dehidrasi
Tak cukup minum air bisa membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Akibatnya, volume darah menurun dan tekanan darah ikut turun. Ini yang sering terjadi saat cuaca panas atau setelah olahraga berat.
2. Pendarahan
Kehilangan darah dalam jumlah banyak, entah karena luka, menstruasi berlebihan, atau pendarahan internal, bisa membuat tekanan darah drop secara tiba-tiba.
3. Masalah Jantung
Gangguan seperti detak jantung lambat (bradikardia), gagal jantung, atau serangan jantung membuat jantung tak mampu memompa darah secara maksimal.
4. Gangguan Hormon
Penyakit seperti Addison (gangguan adrenal) dan hipotiroidisme bisa menyebabkan tekanan darah menurun drastis. Pasalnya, hormon-hormon ini berperan dalam menjaga keseimbangan tekanan darah.
5. Efek Obat-obatan
Obat untuk tekanan darah tinggi, diuretik, obat jantung, bahkan antidepresan bisa menurunkan tekanan darah sebagai efek samping.
6. Kehamilan
Pada awal kehamilan, tekanan darah cenderung menurun karena tubuh menyesuaikan diri dengan aliran darah ke janin.
7. Infeksi Berat (Sepsis)
Saat infeksi menyebar ke seluruh tubuh, pembuluh darah melebar dan tekanan darah bisa turun drastis. Kondisi ini berbahaya dan harus segera ditangani.
8. Kekurangan Nutrisi
Vitamin B12, asam folat, dan zat besi sangat penting untuk produksi sel darah merah. Kekurangannya bisa menyebabkan anemia dan akhirnya berdampak pada tekanan darah.
9. Reaksi Alergi Berat (Anafilaksis)
Bukan cuma gatal-gatal, reaksi alergi berat bisa menyebabkan tekanan darah anjlok dalam waktu singkat. Biasanya disertai sesak napas dan pembengkakan.
Editor : Elna Malika